Laporkan Masalah

Studi Analisis Konten Podcast Mahasiswa UGM dalam Menyuarakan Pengalaman Perempuan Subaltern

Catur Rizki Anna Dhiniati, Dr. Phil. Oki Rahadianto Sutopo

2024 | Skripsi | Sosiologi

Konten podcast milik Mahasiswa UGM yang dibuat untuk menyuarakan pengalaman subaltern menarik perhatian penulis. Hal ini didasari pada keberadaan konten podcast tersebut yang hadir di tengah arus informasi dan komersialisasi konten yang cukup masif dalam ekosistem media. Budaya podcasting yang turut berkelindan dengan isu perempuan subaltern menjadikan konten podcast ini sebagai produk budaya yang cukup kompleks. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan memahami pola pengalaman subalternitas yang disuarakan oleh Mahasiswa UGM melalui konten podcast dan melihat konten podcast sebagai ruang baru dalam menyuarakan pendekatan alternatif mengenai subalternitas.  

Penelitian ini menggunakan kerangka teori subaltern dan budaya media jejaring dalam melihat fenomena budaya podcasting mengenai perempuan subaltern. Refleksi konsep identitas perempuan subaltern dan pengalaman subalternitas milik Gayatri Spivak yang hadir bersama dengan konsep penemuan suara dan agensi dalam media digital milik Manuel Castells dan Henry Jenkins menghadapkan pembaca pada analisa isi konten podcast yang berisikan pengalaman perempuan subaltern yang unik dan posisi konten podcast di tengah lingkaran ekosistem media. Analisa ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis konten media. Melalui pendekatan metode analisis konten media, data dikumpulkan dengan teknik koding teks pada konten podcast didukung wawancara bersama informan dan observasi sebagai bagian dari validasi teks media yang disajikan.

Penelitian ini menghasilkan dua temuan, yakni pola pengalaman milik perempuan subaltern yang tersajikan dalam konten podcast dan refleksi kontribusi konten podcast dalam membawa isu perempuan subaltern. Pola pengalaman yang terpetakan meliputi kondisi subalternitas yang dialami perempuan subaltern,  perempuan subaltern yang mengalterasi subalternitas menjadi desubalternitas secara sadar, dan upaya untuk mempertahankan subjektivitas. Pola narasi pengalaman perempuan subaltern yang dikemas dalam konten podcast, secara keseluruhan, terlihat belum cukup untuk mendorong transformasi yang masif. Namun, secara spesifik, keberadaan narasi tersebut telah berhasil membangun kesadaran antara peer Mahasiswa UGM secara perlahan dan mendorong keterlibatan untuk turut bersuara melalui upaya yang kreatif dan kritis.

The podcast content of UGM Students, a significant cultural phenomenon, has piqued the author's interest. This content, amidst the vast flow of information and commercialization of media, stands out as a unique space for expressing subaltern experiences. The fusion of podcasting culture with subaltern women's issues makes this podcast content a complex yet crucial cultural product. Therefore, this research is aimed at comprehending the patterns of subalternity experience expressed by UGM Students through their podcast content, and recognizing podcasting as a novel platform for voicing alternative approaches to subalternities.  

This study uses the subaltern theory framework and network media culture to explore the cultural phenomenon of podcasting about subaltern women. Gayatri Spivak's reflection of the concepts of subaltern female identity and subalternity experiences presented along with the idea of discovery of voice and agency in digital media by Manuel Castells and Henry Jenkins, expose readers to a podcast content analysis that risks a unique subaltern female experience and the positioning of podcast content in the middle of the media ecosystem. This analysis uses a qualitative method with an approach to media content analysis. The author collected text encoding techniques on podcast content through the analysis of media content, supported by joint informant interviews and observations as part of the media text validation presented.

The research has yielded two significant findings: the patterns of subaltern women's experiences presented in podcast content and the reflection of the contribution of podcast content for bringing subaltern women into question. The described patterns of experience include subalternity conditions experienced by subaltern women, conscious efforts to alter subalternities to desubalternity, and endeavors to maintain subjectivity. While the narrative patterns of subaltern female experiences in the podcast content may not be sufficient to drive a massive transformation, they have certainly succeeded in slowly building awareness among UGM Students' peers and encouraging them to share their voices through creative and critical efforts.

Kata Kunci : Perempuan Subaltern, Suara, Budaya Media, Konten Podcast, Mahasiswa UGM, Subaltern Women, Voice, Media Culture, Podcast Content, UGM Students

  1. S1-2024-428299-abstract.pdf  
  2. S1-2024-428299-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-428299-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-428299-title.pdf