Laporkan Masalah

Hubungan Obesitas Sentral dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Dislipidemia pada Karyawan Universitas Gadjah Mada

RYTA TRIANA NURHIDAYAH, Prof. Dr. Susetyowati, DCN, M.Kes; Sri Handayani, S.Gz., RD., MPH

2024 | Skripsi | GIZI KESEHATAN

Latar Belakang: Dislipidemia adalah kondisi medis yang ditandai oleh adanya kelainan pada kadar lipid dalam darah. Dislipidemia dapat terjadi jika kadar kolesterol total, LDL atau trigliserida terlalu tinggi atau kadar HDL terlalu rendah. Obesitas sentral dan aktivitas fisik berikaitan dengan meningkatnya risiko terjadinya dislipidemia. Meningkatnya prevalensi dislipidemia di antara karyawan Universitas Gadjah Mada telah menjadi titik fokus penelitian untuk mengembangkan strategi pencegahan.
Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan obesitas sentral dan aktivitas fisik dengan kejadian dislipidemia.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional di Gadjah Mada Medical Center pada bulan Juli s.d. Desember 2023. Sebanyak 215 subjek memenuhi kriteria inklusi, dinilai obesitas sentralnya berdasarkan lingkar pinggang, rasio lingkar pinggang-panggul, dan lemak viseral. Analisis data menggunakan Chi-Square untuk mengetahui hubungan antar variabel dengan nilai signifikansi <0>Hasil Penelitian: Prevalensi dislipidemia pada subjek penelitian adalah 91,6%. Analisis Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kejadian dislipidemia dengan obesitas sentral berdasarkan lingkar pinggang (0,790), rasio lingkar pinggang-panggul (0,545), lemak viseral (0,076), dan aktivitas fisik (0,209). Namun, terdapar hubungan yang bermakna antara jenis kelamin dengan kejadian dislipidemia (p=0,04).
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara obesitas sentral berdasarkan lingkar pinggang, rasio lingkar pinggang-panggul, dan lemak viseral serta aktivitas fisik dengan kejadian dislipidemia. Namun, terdapat hubungan antara jenis kelamin dan kejadian dislipidemia.

Background: Dyslipidemia is a medical condition characterized by abnormalities in blood lipid levels. Dyslipidemia can occur when total cholesterol, LDL, or triglycerides are too high, or HDL levels are too low. Central obesity and physical activity are associated with an increased risk of dyslipidemia. The rising prevalence of dyslipidemia among employees of Universitas Gadjah Mada has become a focal point of research to develop prevention strategies.

Objective: To determine the relationship between central obesity, physical activity, and the occurrence of dyslipidemia.

Method: This study used a cross-sectional study design at Gadjah Mada Medical Center from July to December 2023. A total of 215 subjects meeting inclusion criteria were assessed for central obesity based on waist circumference, waist-to-hip ratio, and visceral fat. Data analysis utilized Chi-Square tests to explore relationships between variables with significance set at <0>

Results: The prevalence of dyslipidemia among study subjects was 91.6%. Chi-Square analysis indicated no significant relationship between the occurrence of dyslipidemia and central obesity based on waist circumference (0.790), waist-to-hip ratio (0.545), visceral fat (0.076), or physical activity (0.209). However, a significant relationship was found between gender and the occurrence of dyslipidemia (p=0.04).

Conclusion: There is no association between central obesity (based on waist circumference, waist-to-hip ratio, and visceral fat) and physical activity with the occurrence of dyslipidemia. However, there is a relationship between gender and the occurrence of dyslipidemia.

Kata Kunci : dislipidemia, obesitas sentral, aktivitas fisik, karyawan Universitas Gadjah Mada

  1. S1-2024-455133-abstract.pdf  
  2. S1-2024-455133-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-455133-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-455133-title.pdf