Laporkan Masalah

REFLEKSI KEHIDUPAN SOSIAL POLITIK DALAM NOVEL SYURFATU AL-HAWIYATI KARYA IBRAHIM NASRULLAH ANALISIS SOSIOLOGI SASTRA

Noor Amalia Fauzia Ali, Prof. Dr. Sangidu, M. Hum.

2024 | Tesis | S2 Sastra/Kajian Timur Tengah

Pada tahun 1980-an terdapat beberapa kasus yang menjadi pusat perhatian masyarakat Arab khususnya Amman. Beberapa pejabat melakukan praktik penyimpangan sosial seperti korupsi, penyalahgunaan kekuasaan, suap-menyuap, dan penindasan terhadap perempuan. Oleh karena itu, untuk mengungkapkan praktik penyimpangan sosial yang dilakukan oleh tokoh-tokoh elit itu Ibrahim Nasrullah menulis novel Syurfatu al-Hawiyati. Penelitian ini menggunakan pendekatan yang mengacu kepada kehidupan sosial masyarakat melalui teori sosiologi sastra literary of sociology Swingwood. Metode penelitian ini bersifat deskriptif analitis, yakni membangun masalah, menentukan data, dan menganalisis data yang ditemukan. Data penelitian ini adalah dialog para tokoh dan kutipan yang diawali dengan memahami dan menerjemahkan dialog, kemudian menganalisis data tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan corak-corak praktik sosial penyimpangan dalam kehidupan masyarakat Amman. Hasil penelitian tersebut adalah, adanya beberapa praktik penyimpangan yang dilakukan para tokoh elit politik Amman berupa, penyalahgunaan kekuasaan, korupsi, suap-menyuap, dan penindasan terhadap perempuan. Karakter tokoh-tokoh elit tersebut menjadi penyebab terjadinya kemerosotan dan ketimpangan nilai dan norma sehingga mengakibatkan kehancuran yang meluas.

In the 1980s, several cases captured the attention of Arab Society especially Amman. Some officials engaged in social deviant practices such as corruption, abuse of power, bribery and oppression of women. Therefore, Ibrahim Nasrullah wrote the novel Syurfatu al-Hawiyati to expose these social deviant practices carried out by elite figures. This research utilizes Swingewood’s theory of literary sociology, which examines societal dynamics. This research employs a descriptive analytical method, involving problem development, data collection, and analysis. The data include dialogues and quotations from the novel, which are comprehended, translated, and analyzed. The aim of this study to describe the patterns of deviant social practices within Amman society. The finding indicate several deviant behaviors among Palestinian political elite figures, including abuse of power, corruption, bribery, and oppression of women. The elite figures contribute to the erosion of values and norms, resulting in widespread societal degradation.

Kata Kunci : Syurfatu al-Hawiyati, Sosial Politik, Penyimpangan Sosial, Tokoh elit, Sosiologi Sastra.

  1. S2-2024-486699-abstract.pdf  
  2. S2-2024-486699-bibliography.pdf  
  3. S2-2024-486699-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2024-486699-title.pdf