The Impact Of Consumer-Based Brand Equity On Consumer Attitude And Intention Towards Electronic Words-Of-Mouth: An Empirical Study On Luxury Brands In Indonesia
Beatrice Faustina Teja, Yulia Arisnani Widyaningsih, M.B.A., Ph.D.
2024 | Skripsi | MANAJEMEN
Penelitian ini mengeksplorasi dampak ekuitas merek berbasis konsumen (Consumer-Based Brand Equity, CBBE) terhadap sikap dan niat konsumen Indonesia terhadap electronic word-of-mouth (eWOM) untuk merek-merek mewah. Dengan menggunakan model Keller, penelitian ini menilai pengaruh loyalitas merek dan kesadaran merek. Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, survei dilakukan kepada 206 konsumen Indonesia yang akrab dengan interaksi digital merek mewah. Proses pengumpulan data dilakukan dengan metode kuantitatif dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SmartPLS versi 3.2.9.
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa baik dimensi citra merek maupun kesadaran merek secara signifikan mempengaruhi sikap konsumen terhadap eWOM dan niat mereka untuk terlibat. Kesadaran merek sangat penting dalam mendorong pengenalan dan penyebaran eWOM, sementara citra merek positif berkorelasi kuat dengan meningkatnya kemauan konsumen untuk terlibat dalam aktivitas eWOM.
Temuan ini menyoroti kebutuhan merek-merek mewah untuk secara strategis meningkatkan kesadaran merek dan membangun citra merek yang positif guna memanfaatkan eWOM secara efektif sebagai alat pemasaran di pasar Indonesia. Temuan ini memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti bagi manajer merek dan pemasar untuk meningkatkan keterlibatan dan advokasi konsumen secara digital. Studi lebih lanjut dapat meneliti efek demografis dan pengaruh platform media sosial terhadap dampak CBBE pada eWOM di berbagai konteks budaya.
Kata Kunci : luxury, consumer-based brand equity, e-wom