Laporkan Masalah

Evaluasi Evektivitas Pelaksanaan Sistim Insentif Pengembangan Kegiatan (SIPK) BRI Unit Cabang X

PARMONO, Dr.Ir. Any Suryantini, M.M

2003 | Tesis | Magister Manajemen Agribisnis

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pelaksanaan pemberian sistim insentif pengembangan kegiatan (SIPK) BRI Unit sampai saat ini terbukti efektif sebagai alat bagi manajemen untuk memonitor, mengendalikan dan mendukung pencapaian sasaran bisnis serta sekaligus dapat memotivasi petugas di jajaran BRI Unit untuk meningkatkan kinerjanya. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan data primer dan data sekunder, data primer diambil dengan menggunakan pertanyaan secara tertulis kepada 18 kepala BRI Unit, Penilik , Asisten Manajer Bisnis Mikro, serta Pemimpin Cabang yang berada pada wilayah kerja pada PT Bank Rakyat Indonesia (persero) Kantor Cabang X, sedang data sekunder diambil dari angka keragaan yang ada . Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan SIPK masih kurang efektif untuk bisa dilaksanakan karena ada kriteria yang tidak mungkin bisa dilaksanakan oleh beberapa BRI Unit, yaitu mengenai target laba , dan adanya ketentuan yang kurang adil untuk bisa dilaksanakan yaitu target kenaikan pinjaman dan target kenaikan simpanan, karena kedua target tersebut dipersyaratkan dengan kenaikan absolut yang sama untuk seluruh BRI Unit, sehingga target tersebut akan menguntungkan unit yang besar, dan merugikan unit yang kecil dalam pencapaian target pinjaman dan simpanan tersebut..

This research aimed for understanding whether implementation of an incentive system for improving activities (SIPK) of BRI Unit has became an effective get Management tool for monitor, controlling, supporting, in purpose of business objectives achievement; In the same time, it motivate the staffs to improving their job performances. This research was carried out using primary and secondary data the questioner was distributed to 18 heads of BRI Unit, Supervisors, Micro Business Assistant Managers, and head of Branch office located in the working area of PT Bank Rakya Indonesia, of Branch office X. Secondary data was collected from those branch office also. The results of this research is that the implementation of the SIPK is not effective because some criterias that may not be activated by some BRI Unit office , those criterias are a profit target, the increase of loans, saving target , since these two targets are based on the absolute percentage for all of BRI Units, then the large size of BRI Units an advantage from those two targets.

Kata Kunci : Agribisnis,SIPK,Evaluasi Efektivitas, Parameter SIPK, Motivation, Effectiveness

  1. S2-PAS-2003-Parmono-abstract.pdf  
  2. S2-PAS-2003-Parmono-bibliography.pdf  
  3. S2-PAS-2003-Parmono-tableofcontent.pdf  
  4. S2-PAS-2003-Parmono-title.pdf