Laporkan Masalah

Perubahan fungsi penggunaan lahan pekarangan Kawasan wisata Pananjung Pangandaran tahun 1983 - 1993 di kecamatan Ciamis propinsi Jawa Barat

Reni Nurhaeni, Drs. Soewadi Moelyowiyono, M.S.

1996 | Skripsi | S1 GEOGRAFI MANUSIA

Penelitian ini mengenai perubahan fungsi penggunaan lahan pekarangan Kawasan Wisata Pananjung Pangandaran di Kecamatan Pangandaran selama kurun waktu 10 tahun (1983- 1993). Daerah penelitian yang meliputi dua desa yaitu Desa Pananjung dan Desa Pangandaran merupakan bagian dari Kawasan Pelestarian Alam yang luasnya ± 1000 ha. Berdasarkan sejarahnya Kawasan Wisata Pananjung Pangandaran telah ada sejak jaman Hindia Belanda dan telah dikenal sebagai daerah wisata. Cukup banyak upaya yang dilakukan oleh pemerintah maupun masyarakat setempat sejak tahun-tahun 1980-an untuk menata Pangandaran sebagai salah satu daerah tujuan wisata. Sejalan dengan berkembangnya kepariwisataan di daerah penelitian kebutuhaan fasilitas penunjang kepariwisataan terus meningkat. Kurangnya sarana akomodasi mampu memotivasi penduduk untuk melakukan perubahan fungsi penggunaan lahannya. sebagai partisipasi masyarakat dalam pengembangkan pariwisata Kawasan Wisata Pananjung Pangandaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui luas perubahan fungsi penggunaan lahan pekarangan yang terjadi tahun 1983 hingga tahun 1993 dan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap perubahan fungsi penggunaan lahan pekarangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei, dengan penentuan daerah penelitian digunakan teknik purposive sampling, yaitu daerah di sepanjang jalur jalan menuju obyek wisata. Sedangkan pengambilan responden dilakukan terhadap kepala keluarga secara sensus dimana diperoleh 82 responden yang melakukan perubahan fungsi penggunaan lahan selama kurun waktu tahun 1983-1993. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan wawancara langsung, Sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi-instansi Pemerintah terkait yang berhubungan dengan penelitian. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan tabel frekuensi dan tabel silang, selanjutnya digunakan uji statistikal metode Product Moment Corelation dari Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perubahan fungsi penggunaan lahan pekarangan rata-rata per kepala keluarga < 25% dari luas pemilikan lahan. Di samping itu terbukti juga bahwa tingkat pendidikan kepala keluarga, tingkat pendapatan keluarga, luas pemilikan lahan, dan jarak lahan dari pintu gerbang menuju obyek wisata terdapat hubungan atau korelasi positif terhadap tingkat perubahan fungsi penggunaan lahan pekarangan.

-

Kata Kunci : Lahan pekarangan,Penggunaan Lahan,Pelestarian Alam,Kawasan Wisata,pangandaran,Ciamis,Jawa Barat

  1. S1-1996-75481-Reni_Nurhaeni-abstract.pdf  
  2. S1-1996-75481-Reni_Nurhaeni-bibliography.pdf  
  3. S1-1996-75481-Reni_Nurhaeni-tableofcontent.pdf  
  4. S1-1996-75481-Reni_Nurhaeni-title.pdf