Dampak Penggunaan Internet terhadap Pendapatan Pelaku Usaha Informal selama Covid-19: Studi pada Sektor Perdagangan di Indonesia
Prayudi Ibrahim Nasution, Eny Sulistyaningrum, S.E., M.A., Ph.D.
2024 | Tesis | S2 Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan
Teknologi digital telah berkembang
pesat selama pandemi Covid-19, dengan masyarakat yang semakin mengandalkan
teknologi digital untuk kegiatan sehari-hari dan bisnis. Pemanfaatan teknologi
digital, khususnya internet, dapat menghubungkan individu melalui media sosial,
big data, perubahan perilaku, dan ketersediaan modal, sehingga berdampak pada
produk, layanan, dan model bisnis baru. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui dampak penggunaan internet terhadap pendapatan pengusaha informal
selama masa pandemi Covid-19, dengan sektor perdagangan di Indonesia sebagai
studi kasus. Menggunakan data dari Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas)
2020-2021, Updating Potensi Desa
(Podes) 2020 dan Potensi Desa (Podes) 2021. Studi ini menggunakan estimasi Instrumental Variable (IV) dan
menggunakan Base Transceiver Station
(BTS) sebagai IV. Dari estimasi tahap pertama, terlihat bahwa BTS merupakan
instrumen yang kuat. Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan
internet dikalangan pengusaha secara signifikan berdampak positif terhadap
total pendapatan sebesar 4,05 juta rupiah. Di sisi lain, penggunaan internet
juga secara signifikan berdampak pada status pekerja, seperti berusaha sendiri
dan berusaha dibantu buruh tidak tetap/dibayar masing-masing sebesar 3,07 juta
rupiah dan 6,8 juta rupiah. Selain itu, kami juga menemukan bahwa pelaku usaha
informal yang memiliki pendapatan lebih tinggi di daerah perkotaan, pendidikan
SMA dan universitas, berusia 41-65 tahun, dan perempuan yang sudah menikah.
Selain itu, pelaku usaha informal di berbagai kuantil pendapatan tetap mendapat
manfaat dari penggunaan internet, yang mana positif dan signifikan secara
statistik.
Digital
technology has rapidly advanced during the COVID-19 pandemic, with society
increasingly relying on digital technology for daily activities and business.
The utilization of digital technology, particularly the Internet, can connect
individuals through social media, big data, behavioral changes, and the
availability of capital, impacting new products, services, and business models.
This study aims to the impact of internet use on the income of informal
entrepreneurs during Covid-19, wits trade sector in Indonesia as a case study.
Using data from the National Labor Force Survey (Sakernas) 2020-2021, Updating
Potential of Village (Podes) 2020 and Potential of Village (Podes) 2021. This
study employs Instrumental Variable (IV) estimates and use the Base Transceiver
Station (BTS) as the IV. From the first stage estimation, it can be seen that
BTS is a strong instrument. The findings show that internet use among
entrepreneurs significantly positively impacts the total income of 4,05 million
rupiahs. On the other hand, internet use also significantly impacts workers'
status, such as self-entrepreneurs and temporary workers/not-paid entrepreneurs
by 3,07 million rupiahs and 6,8 million rupiahs. Furthermore, we also found
that informal entrepreneurs have higher income in urban areas, education high
school and university, aged 41-65 years, and women who are married. Besides
that, informal entrepreneurs in different income quantiles continue to benefit
from internet use, which is positive and statistically significant.
Kata Kunci : Penggunaan Internet, Instrumental Variable (IV), total pendapatan, Berusaha sendiri dan Berusaha dibantu buruh tidak tetap/dibayar