Pengembangan Kurikulum Continuing Professional Development (CPD) Keselamatan Pasien Dengan Pendekatan Enam Langkah Kern: Participatory Action Research
Yulia Putri Ayuningdyah, Yoyo Suhoyo , Mora Claramita
2024 | Tesis | S2 Ilmu Pendidikan Kedokteran
Latar
Belakang:
Insiden keselamatan
pasien karena pelayanan tidak aman menjadi tantangan global. Peran tenaga
kesehatan untuk pelayanan yang bermutu dan aman sangat vital sehingga
diperlukan pendidikan dan
keterampilan keselamatan pasien yang berkelanjutan. Pengembangan kurikulum dengan pendekatan
enam langkah Kern telah digunakan secara luas dalam pendidikan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan
kurikulum keselamatan pasien bagi profesional kesehatan sesuai dengan Kern
langkah 1 hingga 4.
Metode:
Participatory
Action Research (PAR) terdiri dari 4 siklus, setiap siklus terdiri
dari perencanaan, tindakan dan observasi, serta refleksi. Pengumpulan informasi
menggunakan Focus Group Discussion (FGD), analisis data menggunakan analisis
tematik. Partisipan penelitian adalah dokter, perawat, dan apoteker (N=28).
Hasil:
Kami menemukan enam topik utama keselamatan pasien dan total 24 tujuan
pembelajaran yang terdiri dari domain kognitif, afektif, dan psikomotorik.
Strategi pembelajaran yang tepat adalah kuliah interaktif, role play, simulasi,
dan refleksi
Kesimpulan : Participatory Action Research dengan menggunakan kerangka enam langkah Kern merupakan pendekatan yang efektif untuk mengembangkan kurikulum keselamatan pasien yang komprehensif.
Background:
Patient safety incidents are a global challenge. To
support the role of healthcare professionals in providing quality and safe
care, continuous patient safety education and skills are needed. Curriculum
development using Kern’s framework has been widely used in education. This
research aimed to develop a patient safety curriculum
for healthcare professionals according to four steps of Kern
Methods: Participatory Action Research
(PAR) consists of four cycles, each cycle consists of
planning, action and observation, and reflection. Information was collected using
eight times Focus Group Discussions (FGDs), and analyzed with a thematic
analysis approach. The study participants were doctors, nurses, and
pharmacists (N=28).
Results: We
found six major as the focus of curriculum development in patient safety, with
18 patient safety topics and a total of 24 learning objectives based on
cognitive, affective, and psychomotor domains. Appropriate learning strategies
are interactive lectures, role plays, simulations, and reflection.
Conclusion:
Participatory
Action Research using Kern’s six-step framework is an effective approach to
developing a comprehensive patient safety curriculum.
Kata Kunci : Keselamatan pasien, kurikulum, Continuing Professional Development, tenaga kesehatan