ANALISIS MANAJEMEN INFORMASI MENGGUNAKAN PENDEKATAN LEAN DI PENGAWASAN DANA PENSIUN OTORITAS JASA KEUANGAN
Andy Mardanus Aryanto, Prof. Dr. Kuncoro Harto Widodo, M, Eng.,
2024 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA
Penelitian ini menganalisis manajemen informasi menggunakan pendekatan lean pada pengawasan dana pensiun di Lembaga ABC. Penulis berharap dengan adanya penelitian ini organisasi dapat memetakan arus informasi organisasi dan mengidentifikasi hambatan yang menimbulkan pemborosan di sepanjang aliran informasi. Organisasi diharapkan dapat melakukan evaluasi untuk perbaikan ke depannya dan menerapkan manajemen informasi dengan pendekatan lean guna menghasilkan organisasi yang lebih lincah dan adaptif dalam melaksanakan fungsi pengawasan dengan lebih efektif.
Peneliti menggunakan diagram aliran data untuk menggambarkan arus informasi pada pengawasan dana pensiun. Selanjutnya, penulis mengidentifikasi aktivitas utama yang berpengaruh terhadap aliran informasi serta hambatan atau batasan yang mengganggu aliran informasi. Hambatan dan/atau batasan pada arus informasi dikelompokkan ke dalam lima kategori yang terdiri dari empat tipe pemborosan yaitu failure demand, flow demand, flow excess, dan flawed flow, dan satu prinsip kunci strategi lean manajemen informasi yaitu value. Berdasarkan hasil pengelompokan pemborosan arus informasi berdasarkan tipe pemborosan dan prinsip kunci strategi lean, peneliti menggunakan metode diagram fishbone untuk mencari akar penyebab utama pemborosan yang akan digunakan sebagai dasar untuk memberikan saran perbaikan kepada organisasi.
Berdasarkan hasil penelitian, peneliti menemukan indikasi hambatan pada manajemen informasi pengawasan Dana Pensiun di Lembaga ABC. Akar penyebab pemborosan mengarah pada batasan pada sistem informasi organisasi yang belum sepenuhnya berfungsi secara optimal dan belum terintegrasi untuk dapat menunjang aktivitas pengawasan dana pensiun. Selain itu, aktor yang terlibat di aliran informasi belum terbiasa dengan penggunaan sistem informasi yang digunakan dalam aktivitas pengawasan. Komitmen manajemen puncak untuk mengalokasikan sumber daya dalam pemutakhiran teknologi mutlak diperlukan dan tidak dapat dipisahkan sebagai pendorong keberhasilan implementasi sistem manajemen informasi dalam jangka panjang.
This study
analyzes lean management of information on the supervision of pension funds in
Indonesia Financial Service Authority. The author hopes that with this research
the company can map the flow of organizational information and identify
obstacles that cause waste along the flow of information. Organizations are expected to be able to carry
out evaluations for future improvements and implement information management
with a lean approach to produce organizations that are more agile and adaptive
in carrying out supervisory functions more effectively.
Researchers use
data flow diagrams to describe the flow of information in pension funds
supervision. Furthermore, the author identifies the main activities that
influence the flow of information as well as obstacles or limitations that
disrupt the flow of information. Obstacles and/or limitations to the flow of
information are grouped into five categories consisting of four types of waste,
namely failure demand, flow demand, flow excess, and flawed flow, and one key
principle of the lean information management strategy, namely value. Based on
the results of grouping information flow waste based on waste type and key
principles of lean strategy, researchers used the fishbone diagram method to
find the main root causes of waste which will be used as a basis for providing
suggestions for improvement to the organization.
Based on the
research findings, indications of challenges in handling supervisory data for
pension funds at the OJK were identified. The primary issue stems from
inefficiencies within the organization's information system, which isn't
operating at full capacity and lacks integration to effectively support pension
fund oversight. Furthermore, those involved in managing information aren't
adequately acquainted with the systems utilized for supervisory tasks. It's
imperative that top management displays commitment to investing resources in
technological upgrades, as this is crucial for the sustained success of
information management systems in the long run.
Kata Kunci : Lean, Manajemen Informasi, Rantai Pasok, Diagram Aliran Data, Arus Informasi, Pemborosan, Diagram Fishbone