Strategi pengembangan elemented Detonator untuk keunggulan bersaing Dan kemandirian industri bahan peledak Di indonesia: studi kasus pt dahana
Rizky Olyvia Nasution, Hargo Utomo, Dr., M.B.A.,
2024 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA
Penelitian ini
mengkaji strategi pengembangan bisnis elemented detonator oleh PT Dahana
melalui aliansi strategik dan integrasi vertikal, yang bertujuan untuk
memperoleh keunggulan bersaing dan kemandirian industri bahan peledak.Penelitian
ini dilatarbelakangi oleh ketergantungan Indonesia pada impor detonator dan
ketidaktersediaan produsen di dalam negeri. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus
pada implementasi aliansi strategik dengan Hanwa Corporation untuk mengurangi
ketergantungan impor dan integrasi vertikal dalam Pembangunan fasilitas
produksi detonator.
Penelitian
pada PT Dahana dilakukan dengan kerangka analisis VRIO. Pendekatan ini
bertujuan untuk mengidentifikasi sumber daya yang berharga,langka, dan sulit
ditiru yang mendukung integrasi vertikal dalam produksi bahan peledak pada PT
Dahana sehingga dapat membantu perusahaan memperoleh keunggulan bersaing
berkelanjutan atau sustainable competitive advantage. Penelitian ini bersifat
deskriptif kualitatif. Data primer diperoleh melalui in-depth interview,
observasi, dan dokumentasi perusahaan. Data sekunder diperoleh melalui data
internal perusahaan, seperti company profile, Rencana Jangka Panjang Perusahaan
(RJPP), annual report, dokumen studi kelayakan proyek, serta dokumen yang
relevan dan literatur pendukung lainnya.
Hasil
penelitian menunjukkan bahwa PT Dahana telah berhasil memenuhi critical success
factors (CSFs) dengan mengembangkan bisnis detonator elemented dan membangun
pabrik di Subang, Jawa Barat. Selain itu, PT Dahana memiliki sumber daya yang
berharga, langka, dan sulit ditiru yang mendukung integrasi vertikal dalam
produksi bahan peledak sehingga mendukung sustainable competitive advantage.
Aliansi strategik non-ekuitas dengan Hanwa Corporation memberikan fleksibilitas
dan meminimalisasi risiko investasi bersama,memperkuat posisi kompetitif PT
Dahana, dan mendukung strategi jangka Panjang perusahaan sesuai dengan visi
pembangunan Kementerian BUMN. Analisis menggunakan kerangka VRIO menunjukkan
bahwa pengembangan bisnis elemented detonator memberikan keunggulan bersaing
berkelanjutan dan kemandirian industri bahan peledak.
This research examines the
business development strategy of elemented detonators by PT Dahana through
strategic alliances and vertical integration,aiming to achieve competitive
advantage and self-reliance in the explosives industry. The study is motivated
by Indonesia's dependence on detonator imports and the unavailability of
domestic producers.. Therefore, this research focuses on the implementation of
a strategic alliance with Hanwa Corporation to reduce import dependence and
vertical integration in the construction of a detonator production facility.
The research at PT Dahana was
conducted using the VRIO analysis framework. This approach aims to identify
valuable, rare, and inimitable resources that support vertical integration in
the production of explosives at PT Dahana, thus helping the company obtain a
sustainable competitive advantage. This research is descriptive qualitative.
Primary data were obtained through in-depth interviews, observations, and
company documentation. Secondary data were obtained through internal company
data, such as company profile, Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP), annual
reports, project feasibility study documents, and other
relevant documents and supporting
literature. The research results indicate that PT Dahana has successfully met
critical success factors (CSFs) by developing the elemented detonator business
and building a factory in Subang, West Java. In addition, PT Dahana possesses valuable,
rare, and inimitable resources that support vertical integration in the production
of explosives, thus supporting a sustainable competitive advantage. The
non-equity strategic alliance
with Hanwa Corporation provides flexibility and minimizes joint investment
risks, strengthens PT Dahana's competitive position, and supports the company's
long-term strategy in accordance with the development vision of the Ministry of
State-Owned Enterprises (Kementerian BUMN). Analysis using the VRIO framework
shows that PT Dahana has valuable and rare resources but requires effective
strategic management to utilize them optimally. The analysis using the VRIO
framework indicates that the development of the elemented detonator business
provides a sustainable competitive advantage and independence for the explosive
materials industry.
Kata Kunci : elemented detonator, industrial independence, strategic alliance, sustainable competitive advantage, vertical integration, and VRIO.