Laporkan Masalah

Pengaruh Praperlakuan Kurkuminoid terhadap Pola Metabolit Parasetamol Yang Disekresikan Dalam Urin Mencit Jantan

Hary Soegiharta, Drs. Imono Argo Donatus, S.U., Apt.

1991 | Skripsi | S1 FARMASI

? Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh praperlakuan kurkuminoid terhadap pola metabolit parasetamol yang diekskresikan dalam urin Penelitian ini dikerjakan dengan tujuan untuk mengetahui seberapa besar praperlakuan kurkuminoid dapat mempengaruhi pola metabolit parasetamol. Penelitian ini dikerjakan mengikuti rancangan rambang lugas dengan hewan uji mencit jantan sebanyak 33 ekor, dengan satu kelompok parasetamol 171,4 mg/kg BB, dan enam kelompok praperlakuan kurkuminoid masing-masing dengan dosis 1,875, 3, 75, 7,5, 15, 30, 60, mg/kg BB sekali sehari selama enam hari dan diikuti dengan perlakuan parasetamol 171,4 mg/kg BB. Sehari sebelum perlakuan parasetamol pada setiap kelompok, mencit dipuasakan selama satu hari dan setelah pemberian parasetamol dimasukkan ke dalam alat penampung ur in selama 24 jam tanpa diberi makan, tetapi diberi minum secukupnya. Metabolit parasetamol yang dikskresikan ke dalam urin tampung 24 jam ditetapkan kadarnya secara kromatografi kinerja tinggi (HPLC) dengan metode Howie yang dimodifikasi. mata yang diperoleh dianalisis secara statistik dengan analisis varian satu jalan menggunakan taraf kepercayaan 95 %%% Analisis kuantitatif kurkuminoid metode stahl dengan TLC Scanner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praperlakuan kurkuminoid dosis 1.875, 3.75, 7.5, 15, 30, 60 mg/kg BB tidak mengakibatkan perubahan % dosis ekskresi metabolit parasetamol sulfat dan glukuronida secara bermakna ( P>0,05), tetapi praperlakuan kurkuminoid 7,5 mg/kg BB secara bermakna (P<0,05) telah menaikkan % dosis ekskresi metabolit parasetamol merkapturat sebesar 100,00 % sedang kurkuminoid 60 mg/kg BB mampu menaikkan % dosis ekskresi parasetamol utuh secara bermakna (P<0,05) sebesar 92,05 %. Dengan demikian dapat disimpulkan praperlakuan kurkuminoid 7,5 mg/kg BB (mengandung 0,0574 mg kurkumin, 0,0146 mg desmetoksi kurkumin, dan 0,0058 mg bisdesmetoksi kurkumin mampu menaikkan % dosis ekskresi parasetamol mer kapturat dan praperlakuan kurkuminoid 60 mg/kg BB ( mengandung 0,4590 mg kurkumin, 0,1168 mgdesmetoksi kurkumin, dan 0,0231 mg bisdesmetoksi kurkumin) mampu menaikkan % dosis ekskresi parasetamol utuh.

Kata Kunci : Mencit, Metabolit, Kurkumin, Parasetamol,

  1. S1-FAR-1991-HarySoegiharto-abstract.pdf  
  2. S1-FAR-1991-HarySoegiharto-bibliography.pdf  
  3. S1-FAR-1991-HarySoegiharto-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FAR-1991-HarySoegiharto-tittle.pdf