Pertimbangan Hakim dalam Penjatuhan Putusan Pidana Strategic Lawsuit Against Public Participations ditinjau dari kebijakan Anti Strategic Lawsuit Against Public Participations Sektor Minerba dan Lingkungan Hidup.
Christyas Anno Darmawan, Sri Wiyanti Eddyono, S.H., LL.M.(HR)., Ph.D.
2024 | Tesis | S2 Ilmu Hukum
Motif yang menjadi latar belakan dari dilakukannya kajian
ini yaitu untuk melakukan analisis terkait masalah pengaturan hukum SLAPP
dan Anti-SLAPP terjadi pada masyarakat Indonesia. Salah satu konflik
yang berkaitan akan pengaturan hukum dan SLAPP dan Anti-SLAPP yaitu
konflik masyarakat yang berjuang untuk hak lingkungan hidup berhadapan dengan
aktivitas pertambangan yang sudah diputus oleh Pengadilan dan memiliki kekuatan
hukum. Selain itu penelitian yang dilakukan juga akan memberikan preskripsi
terkait bagaimana seharusnya hakim dalam menginterpretasikan pasal-pasal yang
bermuatan SLAPP terhadap pasal Anti-SLAPP yang memberikan
perlindungan pada perjuangan masyarakat terkait lingkungan hidup yang baik dan
sehat.
Metodologi
yang digunakan pada studi ini adalah penelitian hukum yuridis normatif yang
sifatnya eksploratoris dan eksplanatoris. Sifat eksplanatoris hendak menguraikan dan menjelaskan formulasi
pidana dalam hal ini merujuk pada ketentuan-ketentuan pidana yang berlaku
sebagai dasar penggunaan pranata SLAPP dan Anti-SLAPP.
Sifat eksploratoris ditujukan untuk menggali, menganalis, dan menguraikan
bagaimana seharusnya
hakim dapat memberikan keadilan bagi para pihak yang bersangkutan dalam memutus
perkara SLAPP dan Anti-SLAPP pada bidang sumber daya alam.
Penggunaan data pada penelitian yang dilakukan ini berjenis data sekunder atau
disebut juga sebagai bahan pustaka yakni data-data yang sudah tersedia dan bisa
digunakan langsung yang mana bentuk dari data ini telah tersusun pada
penelitian terdahulu. Data ini juga dan bisa didapatkan tanpa
memerlukan waktu ataupun tempat tertentu. Data sekunder merupakan bahan kepustakaan
yang dipakai pada kajian ini meliputi berbagai bahan hukum sekunder primer
serta bahan hukum primer.
Hasil
temuan pada kajian yang telah dilaksanakan ini yakni Pertama, ada dilematika regulasi pada hukum
positif dalam menyediakan ranah kebebasan untuk Hakim saat menetapkan suatu keputusan
tertentu dan interpretasi independensi Hakim untuk menyampaikan perbedaan pendapat (dissenting opinion) dalam hal keputusan terkait lingkungan hidup sehingga terjadi paradoks.
Kedua, Munculnya ketidakkonsistenan Hakim saat menetapkan keputusan
tentang lingkungan hidup sehingga hal ini mencerminkan bahwa adanya penegakan
hukum lingkungan yang
The purpose of this study is
to conduct an analysis related to the problem of legal regulation of SLAPP and
Anti-SLAPP occurs in Indonesian society. One of the conflicts related to this
is the conflict of communities fighting for environmental rights in dealing
with mining activities that have been decided by the courts and have the force
of law. In addition, this study will also provide prescriptions related to how
judges should interpret SLAPP articles against Anti-SLAPP articles that provide
protection for community struggles related to a good and healthy environment.
The methodology used in this
study is normative juridical law research that is exploratory and explanatory.
The explanatory Nature wants to elaborate and explain the criminal formulation
in this case refers to the criminal provisions that apply as the basis for the
use of SLAPP and Anti-SLAPP institutions. Exploratory nature is intended to
explore, analyze, and describe how judges should be able to provide justice for
the parties concerned in deciding SLAPP and Anti-SLAPP cases in the field of
Natural Resources. The use of data in this research is a type of secondary data
or also referred to as library material, namely data that is already available
and can be used directly which form of this data has been arranged in previous
research. This Data is also and can be obtained without the need for a specific
time or place. Secondary Data or library materials used in this study consist
of primary legal materials and secondary legal materials.
The
findings of this study are: first, there is a regulatory dilemma in positive
law in providing the realm of freedom for judges when making a certain decision
and interpretation of the independence of judges to express dissenting opinions
in terms of decisions related to the environment so that paradoxes occur.
Second, the emergence of inconsistencies in judges when making decisions on the
environment so that this reflects that there is weak environmental law
enforcement in Indonesia although this may also reflect a new perspective of
Environmental Law which explains that SLAPP actions should be identified from
the beginning so that it is possible for law enforcement to protect people who
fight for the environment.
Kata Kunci : Pertimbangan Hakim, Pidana SLAPP, Anti-SLAPP, Partisipasi Masyarakat, Pembaharuan Hukum.