Laporkan Masalah

Analisis Financial Crunch Pada Perbankan Syariah di Indonesia Pada Saat Krisis Keuangan Global 2008

SOBAR, Muhammad Edhie Purnawan, MA., Ph.D.,

2007 | Tesis | MAGISTER SAINS ILMU EKONOMI

Krisis keungan global yang terjadi pada tahun 2008 yang telah berimbas pada dunia perbankan di Indonesia. Hal ini menyebabkan bank melakukan kebijakan kredit yang lebih selektif sehingga hal ini dapat memunculkan fenomena credit crunch. Credit crunch memungkinkan juga terjadi pada perbankan syariah yang biasa disebut Financial Cruch. Hal ini dibuktikan dengan pertumbuhan DPK yang cukup pesat namun tidak dibarengi dengan pertumbuhan yang signifikan pada pembiayaan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis apakah telah terjadi financial crunch di perbankan syariah di Indonesia pada saat krisis keuangan global 2008 dan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pembiayaan pada industri perbankan syariah di Indonesia. Hasil studi ini menunjukan secara umum tidak terjadi financial crunch di perbankan syariah Indonesia. Artinya penyaluran pembiayaan perbankan syariah konsisten antara sebelum dan sesudah krisis keuangan global tahun 2008. Beberapa faktor yang berpengaruh terhadap penyaluran pembiayaan di perbankan syariah adalah Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), CAR, NPF, PDB dan SWBI/SBIS. Dana Pihak Ketiga (DPK), Rasio kecukupan modal (CAR) berpengaruh signifikan positif terhadap penyaluran pembiayaan perbankan syariah, sedangkan Non Performing Finance (NPF), Produk Domestik Bruto (PDB) dan SWBI/SBIS berpengaruh negatif terhadap pembiayaan di perbankan syariah.

Global financial crisis that happened in 2008 has affected banking world in Indonesia. This causes bank conducting more selective credit policy so that it can emerge credit crunch phenomenon. Credit crunch also possible happen in sharia banking that often called as financial crunch. This can be proven with rapid third party capital growth but do not be accompanied by significant credit growth. This study aims to analysis whether financial crunch has happened in sharia banking in Indonesia when global financial crisis in 2008 and to analysis affecting factors of credit in sharia banking industry in Indonesia. This study result generally shows that financial crunch do not happen in Indonesian sharia banking. It means credit delivery of sharia banking is consistent between prior and after global financial crisis in 2008. Several factors that affect on credit delivery in sharia banking are third party capital collection, CAR, NPF, GDP and SWBI/SBIS. Third party capital, capital adequacy ratio (CAR) have positive significant effect on sharia banking credit delivery, whereas non performing finance (NPF), gross domestic product and SWBI/SBIS have negative effect on sharia banking credit.

Kata Kunci : Credit Crunch, Financial Crunch, DPK, CAR, NPF, PDB dan SWBI/SBIS

  1. 07-263514-abstract.pdf  
  2. 07-263514-abstrak.pdf  
  3. 07-263514-Daftar_isi.pdf  
  4. 07-263514-Title.pdf