Laporkan Masalah

SUBJECTIVE WELL-BEING MAHASISWA YANG BEKERJA PARUH WAKTU (STUDI KASUS PADA MAHASISWA UNIVERSITAS GADJAH MADA)

SITI NURWULAN SYAHITA, Dr. Silverius Djuni Prihatin, M.Si

2024 | Skripsi | ILMU SOSIATRI

Kemajuan teknologi telah membuka luas ruang bagi sektor ketenagakerjaan, salah satu contohnya adalah penerimaan tenaga kerja paruh waktu, baik secara online maupun offline bagi mahasiswa. Peluang-peluang ini memberikan insentif bagi mahasiswa untuk aktif mencari kesempatan tersebut. Mahasiswa pekerja paruh waktu dalam konteks ini dihadapkan pada dua hal, di satu sisi mereka mengklaim bahwa dirinya telah atau sedang bahagia dengan memiliki kesibukan perkuliahan dan pekerjaan, di sisi lain mahasiswa pekerja paruh waktu belum bisa mencapai titik kesejahteraan yang ideal menurut pendapatan yang diperoleh. 

Subjective well-being dalam penelitian ini dipahami dengan menggunakan kombinasi konsep Ed Diener, PERMA, dan Faktor kesejahteraan oleh Eddington untuk menjelaskan subjective well-being mahasiswa. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Proses pengumpulan data dilakukan dengan melalui wawancara semi terstruktur, studi pustaka, dan dokumentasi. 

Temuan penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang bekerja paruh waktu merasa senang dan sangat mensyukuri perolehan pekerjaan, karena waktu luang mereka dapat termanfaatkan secara optimal dengan intensitas pekerjaan paruh waktu yang digeluti. Mereka menyadari bahwa menjalani kedua tanggung jawab tersebut memang melelahkan karena harus membagi waktu antara berkuliah dan bekerja. Dari aspek kognitif, mahasiswa yang melakukan pekerjaan paruh waktu mengalami peningkatan keterampilan baru dan merasa puas dengan kehidupannya berdasarkan prioritas yang mereka pilih, kemudian dari aspek hubungan sosial sebagian mahasiswa yang bekerja paruh waktu memiliki keterbatasan waktu untuk bersosialisasi. Apabila ditarik ke dalam konsep kesejahteraan yang lebih luas, pekerjaan paruh waktu yang dilakukan mahasiswa belum mencapai subjective well-being yang sesungguhnya seperti yang dikemukakan dalam teori PERMA. Akan tetapi, telah memenuhi pemaknaan subjective well-being menurut pemaknaan mahasiswa pekerja paruh waktu.


Technological advancements have expanded opportunities in the workforce, including the availability of part-time jobs for students, both online and offline. These opportunities incentivize students to actively seek them out. Student part-time workers in this context face two dilemmas. On the one hand, they claim to be happy and content with balancing their studies and work. On the other hand, they have yet to achieve an ideal level of well-being based on their income.

 This study conceptualizes subjective well-being using a combination of Ed Diener's concept, PERMA, and Eddington's well-being factors to explain the subjective well-being of students. The research method employed is a qualitative method with a case study approach. Data collection was conducted through semi-structured interviews, literature studies, and documentation. 

The research findings indicate that student part-time workers feel happy and very grateful for their jobs because they can utilize their free time optimally with the intensity of the part-time work they do. They acknowledge that balancing both responsibilities is tiring because they have to divide their time between studying and working. Cognitively, student part-time workers experience new skill development and feel satisfied with their lives based on their chosen priorities. Furthermore, in terms of social relations, some student part-time workers have limited time for socializing. From a broader well-being perspective, part-time employment among students falls short of achieving genuine subjective well-being as outlined in PERMA theory. Nevertheless, it aligns with the subjective well-being interpretations of part-time working students.


Kata Kunci : mahasiswa, bekerja paruh waktu, subjective well-being,

  1. S1-2024-462886-abstract.pdf  
  2. S1-2024-462886-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-462886-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-462886-title.pdf