Laporkan Masalah

Perencanaan Desa Wisata Kampung Rinca melalui Pendekatan Konsep Koeksistensi Manusia-Satwa Liar dan Community-Based Ecotourism

Surof Abdi Ibadurrahman, Doddy Aditya Iskandar, S.T., MCP, Ph.D; Ibu Atrida Hadianti, ST, M.Sc., Ph.D

2024 | Skripsi | PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Kampung Rinca merupakan salah satu desa pesisir yang terletak di kawasan Taman Nasional Komodo, sehingga masyarakat di Kampung Rinca berbagi tempat tinggal dengan binatang buas Komodo. Kampung Rinca memiliki potensi pariwisata, dari kondisi alam yang sangat menarik berupa pantai, bukit dan gua, keragaman budaya dan aktivitas yang menarik dari masyarakat setempat, hingga keberadaannya yang menjadikan masyarakat desa berkoeksistensi dengan satwa liar komodo (Varanus Komodensis). Oleh karena itu, perlunya pengembangan potensi Ekowisata Berbasis Masyarakat (CBET) untuk menciptakan desa wisata yang terintegrasi dengan eksistensinya bersama hewan predator komodo. Studi ini dilakukan untuk mengelaborasikan potensi dan masalah dari Kampung Rinca menjadi sebuah rekomendasi teknokratik untuk penerapan konsep Koeksistensi Manusia-Satwa Liar dan CBET di lokasi tersebut dengan perencanaan kawasan wisata.

Perencanaan ini mencakup perencanaan spasial dan non-spasial. Tujuannya adalah dengan adanya elaborasi tersebut, maka tercipta ruang spasial yang ideal dan juga dapat mengakomodasi kegiatan wisata di Kampung Rinca. Dalam analisisnya, perencanaan dilakukan dengan menggunakan metode SSM (Soft System Methodology) untuk merumuskan karakteristik dasar dari lokasi amatan, serta mengembangkannya dengan simulasi konseptual yang pada akhirnya dapat mengisi kesenjangan standar kebutuhan konsep terkait.

Kampung Rinca is one of the coastal villages located in the Komodo National Park area, so the people in Kampung Rinca coexist with the wild Komodo dragons (Varanus Komodensis). Kampung Rinca has tourism potential, from an attractive natural landscape in the form of beaches, hills and caves to the cultural diversity, interesting activities of the local community, and their coexistence with predatory wildlife komodo dragon. Therefore, through the potential for Community Based Ecotourism to create an integrated tourism village with its existence with the predatory Komodo dragon. This study was carried out to elaborate on the potential and problems of Rinca Village into a technocratic recommendation for implementing the Human-Wildlife Coexistence and CBET concept in this location with tourist area planning.

This study includes spatial and non-spatial planning. The goal is that with this elaboration, an ideal spatial space is created that can also accommodate tourism activities in Rinca Village. In the analysis, planning is carried out using the SSM (Soft System Methodology) method to formulate the basic characteristics of the observation location, and develop it with conceptual simulations which can ultimately fill the gaps in the standard planning requirements of the related concepts.

Kata Kunci : Penataan Kawasan, Desa Wisata, Taman Nasional Komodo, Ekowisata Berbasis Masyarakat, Koeksistensi Manusia-Satwa Liar

  1. S1-2024-443552-abstract.pdf  
  2. S1-2024-443552-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-443552-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-443552-title.pdf