Laporkan Masalah

Profil Intracranial Hemorrhage pada Korban Meninggal Kecelakaan Lalu Lintas yang Dirawat di RSUP Dr. Sardjito pada Tahun 2017-2021

QATRUNNADA SALSABILA, dr. Ida Bagus Gede Surya Putra Pidada, Sp.F.M(K)., M.H; dr. Martiana Suciningtyas Tri Artanti, Sp.F.M.

2022 | Skripsi | PENDIDIKAN DOKTER

Latar Belakang: Kecelakaan lalu lintas termasuk dalam 10 besar penyebab kematian terbanyak di dunia dan merupakan salah satu epidemi dengan pertumbuhan tercepat yang ada di Asia Tenggara. Angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia pada tahun 2021 mengalami peningkatan daripada tahun 2020. Kecelakaan lalu lintas banyak menyebabkan cedera pada kepala yang berujung pada pendarahan di dalam otak seperti epidural hemorrhage, subdural hemorrhage, dan subarachnoid hemorrhage. Apabila tidak segera ditangani, pendarahan dalam otak tadi dapat menyebabkan kematian.

 

Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk menilai profil intracranial hemorrhage berdasarkan pola kejadian dan epidemiologi pada tahun 2017-2021 di RSUP dr. Sardjito. 


Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian potong-lintang yang termasuk dalam penelitian analitikal observational dan akan disajikan data distribusi frekuensi. Penelitian ini menggunakan data dari Instalasi Catatan Medik RSUP dr. Sardjito pada tahun 2017-2021. 


Hasil: Didapatkan 58 kasus korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas yang mengalami intracranial hemorrhage yang dirawat di RSUP Dr. Sardjito pada tahun 2017-2021. Kasus paling banyak dialami oleh lansia atau kelompok umur 46-65 tahun sebesar 39,7%; kasus paling banyak terjadi pada laki-laki sebesar 60,3% kasus; kasus terbanyak berasal dari pendidikan dasar sebesar 56,9%; kasus paling banyak berasal dari kecelakaan motor sebesar 70,7%; kasus terbanyak berasal dari pengendara sebesar 62,1%; kasus terbanyak terjadi pada korban yang tidak menggunakan helm sebesar 63,8%; lokasi fasilitas kesehatan yang memberikan pertolongan pertama berasal dari daerah Sleman sebesar 39,7%; lokasi pendarahan paling banyak berada pada pendarahan subarachnoid sebesar 36,7% kasus.


Kesimpulan: kasus kecelakaan lalu lintas dan insidensi intracranial hemorrhage pada kasus tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta masih terjadi setiap tahunnya karena kurangnya kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan.


Background: Road traffic accidents are one of the top 10 most common causes of death in the world and one of the fastest growing epidemics in Southeast Asia. The number of road traffic accidents in Indonesia for 2021 has increased compared to 2020. Road traffic accidents could cause head injuries that lead to bleeding in the brain such as epidural hemorrhage, subdural hemorrhage, and subarachnoid hemorrhage. If this condition did not treated immediately, bleeding in the brain may cause death.


Objective: This study aims to assess the profile of intracranial hemorrhage based on the pattern of occurence and epidemiology at the RSUP Dr. Sardjito in 2017-2021.


Method: This study uses cross-sectional research design which is part of observational analytical research and will be presented by frequency-distribution data. The data source is from Medical Record Installation of RSUP Dr. Sardjito in 2017-2021.


Result: There were 58 cases of victims who died due to traffic accidents and are experiencing intracranial hemorrhage which were treated at RSUP Dr. Sardjito in 2017-2021. Most cases were experienced by the elderly or the age group of 46-65 years by 39.7%; Most cases occurred in men by 60.3%; Most cases came from primary education by 56.9%; Most cases came from motorcycle accidents by 70.7%; Most cases came from drivers by 62.1%; Most cases occurred in victims who did not wear helmets by 63.8%; Most common location of the health facility that provides first aid to the victims is located in Sleman by 39.7%; Most of the bleeding site were in subarachnoid hemorrhage by 36.7%.


Conclusion: Road traffic accidents and intracranial hemorrhage are still happening in Special Region of Yogyakarta due to lack of awareness of the importance of road traffic safety.

Kata Kunci : epidural, subdural, subarachnoid, kematian, kecelakaan lalu lintas, hemorrhage, intracranial, pendarahan, cedera otak.

  1. S1-2022-461772-abstract.pdf  
  2. S1-2022-461772-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-461772-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-461772-title.pdf  
  5. S1-2024-461772-abstract.pdf  
  6. S1-2024-461772-bibliography.pdf  
  7. S1-2024-461772-tableofcontent.pdf  
  8. S1-2024-461772-title.pdf