Laporkan Masalah

Sêrat Ijêmah Jamal S. 59 Pupuh VII — XI Koleksi BPNB Yogyakarta: Suntingan Teks, Terjemahan dan Perbandingan Teks

Isma Ilya Rifaah, Dr. Arsanti Wulandari, S.S., M.Hum.

2024 | Skripsi | SASTRA NUSANTARA

Skripsi ini merupakan hasil pembahasan kajian filologi terhadap naskah Sêrat Ijêmah Jamal (selanjutnya disingkat SIJ), khususnya teks Jaka Sêmangun pupuh VII—XI. Naskah SIJ berkode koleksi S. 59 tersimpan di Perpustakaan Balai Pelestarian Nilai Budaya Yogyakarta. Sebagai pembanding yaitu naskah Sêrat Jaka Sêmangun (selanjutnya disingkat SJS) kode koleksi NR 261 milik Perpustakaan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia. Kedua teks berbentuk têmbang macapat tersebut ditulis menggunakan aksara Jawa dan bahasa Jawa. Naskah SIJ termasuk naskah jamak yang mempunyai variasi penyalinan. 


Suntingan teks dilakukan dengan metode edisi kritis, sedangkan terjemahan yang dipakai dalam bahasa Indonesia mengombinasikan metode penerjemahan kata demi kata, harfiah dan penerjemahan bebas. Kedua teks dibandingkan dengan melihat têmbang, têmbung, dan carita. Perbedaan naskah meliputi variasi letak, bentuk, serta jumlah sasmita têmbang. Perbandingan teks menunjukkan adanya perbedaan (1) têmbang: perluasan penceritaan dengan variasi jumlah bait dan pupuh; (2) têmbung: variasi kata yang memiliki makna sama dan berbeda, variasi pelafalan; (3) carita: variasi susunan kalimat, namun mempunyai inti cerita yang sama. Varian menunjukkan adanya ciri khas pada setiap teks. 


Teks SIJ pupuh VII—XI mengisahkan tentang perjuangan Semangun menyebarkan agama Islam disertai romansa Semangun dan Asiyah. Jika dibandingkan dengan teks SJS, kedua teks ini menjadi bukti dokumen bahasa berdasarkan cara berbicara atau pembahasaaan orang lokal sehingga menimbulkan kasus kebahasaan. Kebiasaan bahasa yang digunakan menimbulkan perbedaan fonem. Amanat tersurat dan tersirat juga terdapat di dalam teks bagi pembaca.

This undergraduate thesis is a result of philological research of the manuscript of Sêrat Ijêmah Jamal (henceforth abbreviated as SIJ), especially the text of Jaka Sêmangun canto VII—XI. The manuscript SIJ with collection code S. 59 is stored in the Balai Pelestarian Nilai Budaya Yogyakarta library. Served as its comparison, is the manuscript of Sêrat Jaka Sêmangun (henceforth abbreviated as SJS) with collection code NR 261 owned by the Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia library. Both text are in the from of song, are written using Javanese alphabet (têmbang macapat) and language. Manuscript of SIJ belongs to plural manuscript with variation of copy for each.


Text editing was carried out using the critical edition method, while the translation in Indonesian combined word by word, literal, and free translation. Both text are compared in their song (têmbang), word (têmbung) and story (carita). The differences of the two manuscripts are including 1) têmbang: enlargement of the storytelling with variation in the number of stanza (pada) and canto (pupuh); 2) têmbung: variations of words which have the same and different meanings, variations of the pronounciation; 3) carita: variations of sentences composition, but with the same essence of story. Variants show the unique characteristics of each text.


The SIJ text canto VII—XI tells about the struggle Semangun to spread Islam and the romance of Semangun with Asiyah. When compared with the SJS text, both of them becomes one of sample document of langue based on a prace of language local people get language cases. Habits of language makes phoneme difference. Expressed and implied messages are also contained in the text for readers.

Kata Kunci : Sêrat Ijêmah Jamal, naskah jamak, suntingan teks, terjemahan, perbandingan teks, variasi teks/Sêrat Ijêmah Jamal, plural script, text editing, translation, text comparison, text variations

  1. S1-2024-410060-abstract.pdf  
  2. S1-2024-410060-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-410060-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-410060-title.pdf