Penggunaan peta untuk evaluasi perubahan klas harga dasar lahan tahun 1988 - 1994 di Kotamdia Palu
Suparno, Drs. Yusron Halim; Drs. Noorhadi Rahardjo, M.S.
1996 | Skripsi | S1 KARTOGRAFI DAN PENGINDERAAN JAUHPenelitian ini mengemukakan tentang penggunaan peta untuk evaluasi perubahan kelas harga dasar lahan di Kota-madia Palu tahun 1988 sampai tahun 1994. Tujuan penelitian ini: 1) menyajikan peta yang akan digunakan untuk evaluasi perubahan kelas harga dasar lahan; 2) menyajikan informasi perubahan kelas harga dasar lahan dalam bentuk peta; 3) melakukan analisis perubahan kelas harga dasar lahan dan evaluasi terhadap faktor-faktor yang berpengaruh. Data yang digunakan berupa data sekunder dan primer. Data diperoleh dengan cara mencatat/memfotocopy dan obser-vasi lapangan. Pengadaan peta untuk evaluasi perubahan kelas harga dasar lahan ada yang dikutip dan dibuat. Peta yang dikutip, peta administrasi, peta bentuk penggunaan lahan, dan peta fasilitas umum kota. Peta yang dibuat, peta harga dasar lahan, peta perubahan harga dasar lahan, peta luas perubahan harga dasar lahan, dan peta pertumbuh-an penduduk. Metode analisis peta untuk mendapatkan perubahan kelas harga dasar lahan tahun 1988-1994 adalah analisis kualitatif dengan cara tumpangsusun antara peta harga dasar lahan tahun 1988 dengan peta harga dasar lahan tahun 1994. Sedangkan untuk mengetahui hubungan antara perubahan kelas harga dasar lahan dengan faktor-faktor yang mempengaruhi dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif yaitu dengan tumpangsusun peta dan uji statistik. Peta-peta yang dihasilkan dalam tulisan ini antara lain: peta administrasi, peta harga dasar lahan tahun 1988, peta harga dasar lahan tahun 1994, peta perubahan harga dasar lahan, peta luas perubahan harga dasar lahan, peta bentuk penggunaan lahan, peta jaringan jalan dan pusat-pusat pelayanan, peta fasilitas umum kota, dan peta pertumbuhan penduduk. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelas harga dasar lahan yang berubah adalah harga dasar lahan kelas II menjadi harga dasar lahan kelas I dan harga dasar lahan kelas III menjadi harga dasar lahan kelas II mencakup areal seluas 841,90 hektar. Bentuk penggunaan Iahan, jaringan jalan dan pusat-pusat pelayanan, fasilitas umum kota, dan pertumbuhan penduduk mempengaruhi perubahan kelas harga dasar lahan. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa hubungan antara perubahan kelas harga dasar lahan dari tahun 1988 sampai tahun 1994 dengan faktor-faktor yang mempengaruhi adalah cukup erat sampai sangat erat dan bersifat positif.
-
Kata Kunci : Penggunaan peta, harga lahan,Palu,Sulawesi tengah