Laporkan Masalah

PERENCANAAN KAWASAN PARIWISATA KAWASAN PANTAI BARANE, KABUPATEN MAJENE DENGAN KONSEP COMMUNITY BASED ECOTOURISM

Muhammad Fikri Hidayat, Dr. Ir. Dwita Hadi Rahmi, M.A.

2024 | Skripsi | PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

    Kawasan Pantai Barane, Kecamatan Banggae Timur merupakan area pesisir di Kabupaten Majene yang tidak hanya memiliki potensi berupa alam pantainya saja, tetapi kawasan ini memiliki keunikan lain yang tidak dimiliki oleh kawasan pantai lain disekitarnya, yaitu terdapat tempat konservasi penyu karena kawasan yang masih asri sehingga terdapat penyu yang menjadikan kawasan ini sebagai habitatnya. Selain itu, kawasan ini juga memiliki keunikan dari masyarakatnya yang kreatif dalam melakukan pengolahan sampah plastik menjadi barang bernilai ekonomis meskipun saat ini keunikan tersebut tidak lagi terfasilitasi. Namun, secara keseluruhan, Kabupaten Majene juga memiliki keunikan budaya sehingga hal tersebut menjadi salah satu potensi yang ada. Meskipun demikian, kawasan ini masih memiliki banyak permasalahan yang perlu diselesaikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokalnya dan memaksimalkan potensi yang dimiliki. Oleh karena itu, perlu dilakukan perencanaan pada kawasn ini untuk memberikan dampak positif kepada masyarakat lokal dan tetap menjaga kelestarian alamnya melalui konsep community based ecotourism.

    Metode yang digunakan dalam perencanaan ini adalah Soft System Methods (SSM) untuk melakukan analisis dan perencanaan, serta metode SCAMPER untuk membuat alternatif rencana. Setelah mengelaborasikan hasil tinjauan pustaka yang digunakan dalam perencanaan ini, maka ditemukan beberapa hal yang menjadi fokus dalam perencanaan kawasan, yaitu tata bangunan, zonasi, sirkulasi dan parkir, area pejalan kaki, sarana, penanda, kegiatan wisata, dan sistem pengelolaan. Kemudian, kedelapan elemen tersebut direncanakan dengan hasil berupa desain visual dan strategi sistem pengelolaan. 

    The Barane Beach area, Banggae Timur distict is a coastal area in Majene Regency which not only has potential in the form of natural beaches, but this area has another uniqueness that other coastal areas around it do not have, namely a turtle conservation area because the area is still natural so there are turtles that make the area for their habitat. Apart from that, this area also has the uniqueness of its people who are creative in processing plastic waste into goods of economic value, although currently this uniqueness is no longer facilitated. However, as a whole Majene Regency also has a unique culture, so this is one of the existing potentials. However, this area still has many problems that need to be resolved to improve the welfare of local communities and maximize its potential. Therefore, it is necessary to plan in this area to have a positive impact on local communities and continue to preserve its nature through the concept of Community Based Ecotourism.

    The methods used in this planning are Soft System Methods (SSM) to carry out analysis and planning, as well as the SCAMPER method to create alternative plans. After elaborating on the results of the literature review used in this planning, several things were found to be the focus in the planning area, namely building layout, zoning, circulation and parking, pedestrian areas, facilities and infrastructure, signage, tourist activities, and management systems. Then, these eight elements are planned with the results in the form of visual design and management system strategy.

Kata Kunci : Community based ecotourism, masyarakat lokal, konservasi penyu, sistem pengelolaan, soft system methods

  1. S1-2024-446443-abstract.pdf  
  2. S1-2024-446443-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-446443-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-446443-title.pdf