Representasi Perempuan Pendaki Gunung (Analisis Wacana Kritis pada Akun Instagram @wanitadangunung)
Endang Reforyani, Dr. M. Falikul Isbah, G.D.Soc., M.A.
2024 | Skripsi | Sosiologi
Olahraga dan aktivitas fisik umumnya diidentikkan dengan jenis gender tertentu yang mengacu pada bagaimana peran dan persepsi gender mempengaruhi partisipasi, pengalaman, dan representasi dalam kegiatan tersebut. Aktivitas fisik seperti pendakian gunung sering dikaitkan dengan maskulinitas karena memerlukan kekuatan fisik, ketangkasan, dan keahlian survival dalam pelaksanaanya. Perempuan sering dianggap tidak mampu dan tidak dapat berpartisipasi dengan baik dalam kegiatan pendakian gunung karena dianggap tidak memiliki kemampuan seperti laki-laki. Penelitian ini membahas mengenai bagaimana perempuan pendaki gunung direpresentasikan pada media sosial Instagram @wanitadangunung. Teori representasi oleh Stuart Hall digunakan untuk menganalisis bagaimana representasi pada akun @wanitadangunung menantang atau memperkuat stereotip gender dan dampaknya terhadap persepsi sosial. Hasil dari penelitian ini memberikan wawasan tentang dinamika gender dalam aktivitas pendakian gunung dalam media sosial, menyoroti pengaruh narasi digital terhadap peran gender dalam pendakian gunung.
Sport and physical activity are identified with certain gender that refer to how gender roles and perceptions influence participation, experience and representation in these activities. Physical activities such as mountaineering are often associated with masculinity as they require physical strength, agility and survival skills. Women are often perceived as incapable and unable to participate well in mountaineering activities because they are not considered to have the abilities of men. This research discusses how women mountain climbers are represented on Instagram social media @wanitadangunung. Stuart Hall's theory of representation is used in this study to analyze how representations on the @wanitadangunung account challenge or reinforce gender stereotypes and their impact on social perceptions. The results of this study provide insights into gender dynamics in mountaineering activities in social media, highlighting the influence of digital narratives on gender roles in mountaineering.
Kata Kunci : Perempuan pendaki, Gender, Representasi, Instagram.