Laporkan Masalah

Perencanaan Kawasan Desa Wisata Srimulyo, Piyungan dengan Konsep Ekowisata

Rafika Diannisa Rahmawati, Prof. Ir. Bakti Setiawan, M.A, Ph.D.

2024 | Skripsi | PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA

Desa Srimulyo merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul yang memiliki keanekaragaman potensi wisata alam dan budaya yang tengah dikembangkan sebagai desa wisata. Namun, pengembangan kegiatan wisatanya belum berjalan secara baik. Hal ini ditunjukan dengan adanya penurunan kualitas wisata yang disebabkan oleh hambatan dalam pengembangan destinasi wisata, kelestarian lingkungan, dan pengembangannya sebagai desa budaya. 

Konsep  perencanaan dengan pendekatan ekowisata memiliki fokus pada peningkatan kualitas wisata dan pembangunan pariwisata berkelanjutan. Penggunaan konsep tersebut bertujuan untuk mengoptimalisasi berbagai potensi wisata alam dan budaya pada Desa Srimulyo menjadi terpadu sekaligus menjaga kelestarian alam dan preservasi budaya disertai dengan partisipasi masyarakat sebagai pelaku utama wisata. 

Proses perencanaan Desa Wisata Srimulyo dengan konsep ekowisata dilakukan secara bertahap. Perencanaan dimulai dengan perumusan konsep alternatif rencana yang dikembangkan dengan metode SCAMPER menghasilkan alternatif rencana terbaik yang dipilih melalui metode skoring 5E yaitu Integrated Eco-Cultural Tourism dan kemudian dikembangkan menjadi rencana induk kawasan desa wisata yang berisi rencana penggunaan lahan, konsentrasi daya tarik wisata, aksesibilitas, fasilitas pariwisata, dan pengelolaan wisata. Perencanaan ini juga mencakup rencana pengembangan, dan manfaat perencanaan bagi kawasan. 

Srimulyo Village is one of the villages in Piyungan Sub-district, Bantul Regency which has a diversity of natural and cultural tourism potential that is being developed as a tourist village. However, the development of tourism activities has not gone well. It is shown by the decline in tourism quality caused by obstacles in the development of tourist destinations, environmental sustainability, and its development as a cultural village. 

The concept of planning with an ecotourism approach has a focus on improving the quality of tourism and sustainable tourism development. The use of this concept aims to optimize the various natural and cultural tourism potentials in Srimulyo Village to be integrated while preserving nature and cultural preservation accompanied by community participation as the main actors of tourism. 

The planning process of Srimulyo tourism village with the concept of ecotourism is implemented gradually. The planning begins with the formulation of alternative plan concepts developed with the SCAMPER method that produces the best alternative plan selected through the 5E scoring method, which is Integrated Eco-Cultural Tourism and then being developed into a master plan for the tourist village area that contains land use plans, concentration of tourist attractions, accessibility, tourism facilities, and tourism management. This plan also includes a development plan, and planning benefits for the area.

Kata Kunci : Perencanaan Kawasan Wisata, Desa Wisata, Ekowisata, Kualitas Wisata, Desa Srimulyo

  1. S1-2024-446444-abstract.pdf  
  2. S1-2024-446444-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-446444-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-446444-title.pdf