Hubungan Status Obesitas Sentral Dengan Kualitas Hidup Pada Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan UGM
ALIFYA ROCHMATIN N, Anita Kustanti, S.Kep., Ns., M.Kep. ; Prof. Dr. Christantie Effendy, S.Kp., M.Kes.
2023 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN
Latar Belakang: Obesitas Sentral merupakan salah satu masalah umum kesehatan di Indonesia yang mengalami peningkatan prevalensi tiap tahun. Prevalensi obesitas sentral yang terus meningkat dapat memicu tingginya risiko penyakit tidak menular serta membuat individu rentan mengalami penurunan kualitas hidup.
Tujuan: Mengetahui hubungan status obesitas sentral dengan kualitas hidup pada mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan UGM.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Subjek dalam penelitian ini adalah 200 mahasiswa PSIK FK-KMK UGM yang berusia ?18 tahun. Instrumen yang digunakan adalah World Health Organization Quality of Life (WHOQOL-BREF) dan waist ruler. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square.
Hasil penelitian: Tidak terdapat hubungan antara status obesitas sentral dengan kualitas hidup pada mahasiswa PSIK FK-KMK UGM dengan nilai signifikasi p=0,098 (p > 0,05). Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara karakteristik demografi dengan status obesitas sentral yang masing-masing memiliki nilai signifikasi usia (p=0,588), jenis kelamin (p=0,422), status gizi (p=0,377), aktifitas fisik (p=0,560), frekuensi makan (p=0,058) dan frekuensi makan ketika stress (p=0,629), serta durasi tidur (p=1,000).
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara status obesitas sentral dengan kualitas hidup pada mahasiswa PSIK FK-KMK UGM.
Background: Central obesity is a common health problem in Indonesia which is experiencing an increase in prevalence every year. The increasing prevalence of central obesity can trigger a high risk of non-communicable diseases and make individuals vulnerable to a decrease in quality of life.
Objective: To determine the relationship between central obesity status and quality of life in students of the UGM Nursing Study Program.
Method: This research was a quantitative descriptive study with a cross-sectional design. The subjects in this study were 200 students from the PSIK FK-KMK UGM who were aged ?18 years. The instruments used were the World Health Organization Quality of Life (WHOQOL-BREF) and a waist ruler. The data were analyzed using a Chi-Square test.
Results: There was no relationship between central obesity status and quality of life in PSIK FK-KMK UGM students with a significance value of p=0.098 (p > 0.05). The results of this study also show that there is no relationship between demographic characteristics and central obesity status, each of which has significant values for age (p=0.588), gender (p=0.422), nutritional status (p=0.377), physical activity (p =0.560), frequency of eating (p=0.058) and frequency of eating when stressed (p=0.629), and duration of sleep (p=1.000).
Conclusion: There is no significant relationship between central obesity status and quality of life in PSIK FK-KMK UGM students.
Kata Kunci : Obesitas Sentral, Kualitas Hidup, Mahasiswa / Central Obesity, Quality of Life, College Students