Neuroarsitektur: Fasilitas Pendidikan Anak Usia Dini dengan Stimulasi Multisensori
Aprilia Putri Utami, Kadek Indira Diah Kardina, S.T., M.T.
2023 | Skripsi | ARSITEKTUR
Masa anak usia dini merupakan masa yang penting dan memiliki pengaruh yang besar dalam membentuk kualitas individu. Periode ini ditandai dengan pertumbuhan dan perkembangan signifikan dalam berbagai aspek, termasuk perkembangan fisik-motorik, kognitif/intelektual, dan perkembangan sosial-emosional. Karena peluang ini hanya datang sekali, penting untuk memberikan pendidikan yang mampu merangsang dan mendukung potensi anak. Sebagai salah satu bentuk stimulasi, lingkungan fisik memegang peran penting dalam memberikan kesempatan pada anak untuk belajar melalui eksplorasi dan eksperimen. Pendekatan neuroarsitektur merupakan salah satu konsep yang mampu menjembatani antara lingkungan fisik dan efeknya pada emosi dan perilaku (behavior) anak, dan secara umum memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak. Melalui penekanan stimulasi multisensori, pendekatan neuroarsitektur dapat menjadi alternatif baru dalam perencanaan dan perancangan fasilitas PAUD untuk mengoptimalisasikan masa keemasan anak.
Kata kunci : anak usia dini, fasilitas PAUD, neuroarsitektur, stimulasi, multisensori
The early years of a child's life are critical for shaping their overall development and quality of life. Significant growth and development are shown during this period in a variety of domains, including physical-motor skills, cognitive/intellectual capacities, and socio-emotional development. As this is a once-in-a-lifetime chance, it is important to provide education that can stimulate and support a child's potential. As one form of stimulation, the physical environment plays an important role in giving opportunities for children to learn through exploration and experimentation. Neuroarchitecture is a concept that connects the physical environment and its effects on children’s emotions and behavior, as well as how it affects their overall growth and development. By emphasizing multisensory stimulation, the neuroarchitecture approach can become a new alternative in planning and designing early childhood education facilities to optimize a child's golden period.
Keywords : early childhood, preschool, neuroarchitecture, stimulation, multisensory
Kata Kunci : anak usia dini, fasilitas PAUD, neuroarsitektur, stimulasi, multisensori