Aktivitas Antibiofilm Ekstrak Umbi Bit (Beta vulgaris L.) terhadap Bakteri Streptococcus mutans ATCC 25175
Zahira Salsabila, Dr. drg. Alma Linggar Jonarta, M.Kes.; drg. Heni Susilowati, M.Kes., Ph.D.
2023 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN GIGI
Streptococcus mutans merupakan mikroorganisme kariogenik yang menempel pada permukaan gigi dan membentuk biofilm. Ekstrak umbi bit mengandung antibakteri dan anti adhesi seperti flavonoid, fenolik, betasianin, saponin, tanin, terpenoid, dan alkaloid sehingga berpotensi menghambat pembentukan biofilm. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibiofilm ekstrak umbi bit terhadap bakteri S. mutans ATCC 25175.
Pengujian aktivitas antibiofilm berupa penghambatan biofilm bakteri S. mutans ATCC 25175 dengan metode Microtiter Plate Assay (MPA) menggunakan 96-wells microplate. Media kaldu BHI dan suspensi bakteri S. mutans ATCC 25175 dimasukkan dalam masing-masing sumuran kemudian ditambahkan chlorhexidine gluconate 0,2% (kontrol positif), variasi konsentrasi ekstrak umbi bit 10%, 7,5%, dan 5%, serta larutan saline (kontrol negatif). Microplate diinkubasi selama 18 jam pada suhu 37°C, kemudian dicuci menggunakan phosphate buffer saline, dan diberi pewarnaan crystal violet 0,1%. Kuantifikasi biofilm S. mutans ATCC 25175 yang terbentuk diukur menggunakan spektrofotometer ?=450 nm.
Hasil uji One-way ANOVA menunjukkan perbedaan bermakna (p<0>chlorhexidine gluconate 0,1%. Kesimpulan penelitian ini adalah ekstrak umbi bit memiliki kemampuan menghambat pembentukan biofilm bakteri S. mutans ATCC 25175. Semakin tinggi konsentrasi ekstrak umbi bit yang digunakan maka semakin besar kemampuannya dalam menghambat pembentukan biofilm S. mutans ATCC 25175. Ekstrak umbi bit dengan konsentrasi 5% memiliki aktivitas antibiofilm S. mutans ATCC 25175 setara dengan chlorhexidine gluconate 0,1%.
Kata Kunci : Streptococcus mutans, ekstrak umbi bit, aktivitas antibiofilm