Comparative analysis between Indonesia's Consumer Protection Law and United States Consumer Protection Law concerning misleading advertising (case analysis of Supreme Court Decision No. 659/Pdt.Sus/2012 and US v. Volkswagen)
Muhammad Daffa Abyan Fariq, Prof. Hawin
2023 | Skripsi | ILMU HUKUM
Penelitian hukum ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan dan persamaan penerapan dan pelaksanaan UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Federal Trade Commission Act, terkait perlindungan konsumen terkait iklan yang menyesatkan dengan melakukan analisis kasus per kasus Putusan Mahkamah Agung No. 659/Pdt.Sus/2012 dan US v. Volkswagen.
Penelitian hukum ini menggunakan metode yuridis normatif dan studi kasus komparatif. Oleh karena itu, bahan yang digunakan untuk menjawab pertanyaan penelitian yang relevan adalah jurnal hukum, buku, dan peraturan perundang-undangan yang ada serta perangkat hukum lainnya yang terkait dengan topik dan permasalahan dalam perlindungan konsumen tentang iklan yang menyesatkan berdasarkan UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Federal Trade Commission Act. Selain itu, data yang terkumpul dianalisis dengan metode komparatif-kualitatif.
Hasil penelitian hukum ini menemukan bahwa UU Perlindungan Konsumen Indonesia bersifat kaku dibandingkan dengan UU Perlindungan Konsumen Amerika. Undang-undang Perlindungan Konsumen di Amerika memberikan peraturan yang lebih keras dan sanksi yang lebih efektif untuk penerapannya. Lembaga Independen yang mengatur Perlindungan Konsumen di Indonesia juga masih lemahnya kewenangan sehingga masih sering terjadi kasus penipuan iklan oleh pelaku usaha terhadap konsumen.
This legal research aims to analyze the differences and similarities of the application and implementation of the Law no. 8 of 1999 concerning Consumer protection and Federal Trade Commission Act, in regards to consumer protection concerning misleading advertiseing by conducting a case-to-case analysis of Supreme Court Decision No. 659/Pdt.Sus/2012 and US v. Volkswagen.
This legal research uses juridical normative and comparative case study method. Therefore, the materials used to answer the relevant research questions were legal journals, books, and existing legislation and other legal instruments which is related with the topic and the issues within consumer protection concerning misleading advertising under the Law no. 8 of 1999 concerning Consumer protection and Federal Trade Commission Act. Moreover, the collected data were analyzed with a comparative-qualitative method.
The result of this legal research finds that, Indonesia Consumer Protection law is rigid compared to American Consumer Protection Law. The Consumer Protection Law in America provides tougher regulations and more effective sanctions for their implementation. Independent Bodies which regulate Consumer Protection in Indonesia are also lacking in authority which makes advertising fraud incidents by business actors against consumers still common.
Kata Kunci : Consumer Protection, Misleading Advertising, Supreme Court Decision No. 659/Pdt.Sus/2012, US v. Volkswagen