Laporkan Masalah

Diorama Arsip Jogja Sebagai Sarana Publikasi Arsip dan Sumber Pengetahuan

Ellena Christine, Irfan Rizky Darajat, S.I.P., M.A.

2023 | Tugas Akhir | D4 Pengelolaan Arsip Rekaman Informasi

Lembaga kearsipan memiliki kewajiban dalam melaksanakan program publikasi arsip, salah satunya melalui penyelenggaraan pameran arsip. Pameran arsip diselenggarakan sebagai sarana bagi lembaga kearsipan dalam mempromosikan arsip dan penggunaannya sebagai sumber pengetahuan masyarakat. Pameran arsip sebagai sumber pengetahuan perlu memperhatikan ciri utama arsip dalam menyajikan arsip dalam pameran arsip. Selain itu, konsepsi dasar pameran serta penyajian arsip yang kurang tepat dapat menyebabkan tidak tercapainya fungsi pameran sebagai sumber pengetahuan. Diorama Arsip Jogja di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY menjadi pameran arsip terkini yang dibangun dengan kolaborasi antara arsip, seni dan teknologi. Diorama Arsip Jogja menjadi studi kasus pada analisa penyelenggaraan pameran arsip sebagai sarana publikasi arsip dan sumber pengetahuan. Pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus dipilih dalam menganalisis peran Diorama Arsip Jogja sebagai sarana publikasi arsip dan sumber pengetahuan. Pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan berdasarkan dua narasumber, yaitu narasumber kunci yaitu penanggung jawab Diorama Arsip Jogja dan arsiparis yang terlibat, serta narasumber pendukung yaitu para pengunjung Diorama Arsip Jogja dari berbagai kategori usia. Proyek akhir ini menganalisis Diorama Arsip Jogja sebagai sumber pengetahuan melalui tiga aspek analisis yaitu perencanaan, penyelenggaraan dan evaluasi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Diorama Arsip Jogja sebagai pameran arsip yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Jogja DIY telah berperan sebagai sarana publikasi arsip dan sumber pengetahuan bagi masyarakat.

Archival institutions have an obligation to carry out an archive publication program, one of which is through organizing archive exhibitions. Archival exhibitions are organized to promote archives and their use as a source of public knowledge. As a source of knowledge, archive exhibitions should still pay attention to the characteristics of archives in their implementation. In addition, the basic conception of the exhibition and the improper presentation of the archives can cause the exhibition to not fulfill its fungction as a source of knowledge. Diorama Arsip Jogja at Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY is the latest archive exhibition built by collaboration between archives, art, and technology. Diorama Arsip Jogja is a case study in the analysis of archival exhibitions to find out the role of archival exhibitions as archives publication media and a source of knowledge. This final project takes a qualitative approach and case study research in analyzing the role of Diorama Arsip Jogja as archives publication media and a source of knowledge. The methodes used for data collection are interviews, observations, and documentation studies. In analysing Diorama Arsip Jogja, there are two sources of informants, they are the key informants and supporting informants. The key informants are the person in charge of Diorama Arsip Jogja and archivists. The supporting sources are the visitors of Diorama Arsip Jogja from various age categories. This final project analyzes the Diorama Arsip Jogja as a source of knowledge through three aspects of analysis, which are planning, implementation and evaluation. Thus, the conclusion can be drawn that Diorama Arsip Jogja as an archive exhibiton organized by Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY has played a role as archives publication media and source of knowledge for the community.

Kata Kunci : Pameran Arsip, Sumber Pengetahuan, Diorama Arsip

  1. D4-2023-441001-abstract.pdf  
  2. D4-2023-441001-bibliography.pdf  
  3. D4-2023-441001-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2023-441001-title.pdf