Laporkan Masalah

Analisis Penerimaan Pengguna Terhadap Sistem Rekam Medis Elektronik di RSUD Kota Yogyakarta Menggunakan UTAUT 2

Arum Mahanani, Dian Budi Santoso, S.K.M., M.P.H

2023 | Tugas Akhir | D4 MANAJEMEN INFORMASI KESEHATAN

Latar Belakang : Rekam Medis Elektronik (RME) telah diterapkan secara luas di Indonesia. Hal tersebut didorong dengan adanya regulasi kesehatan yang mewajibkan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan untuk menggunakan sistem pencatatan riwayat medis pasien secara elektronik. Salah satu rumah sakit yang sudah menerapkan rekam medis elektronik adalah RSUD Kota Yogyakarta. Pelaksanaan pengembangan RME di RSUD Kota Yogyakarta dinilai  masih menemukan beberapa kendala yaitu banyaknya permintaan kebutuhan sistem dan modul yang dibuat belum mencapai target serta adanya kekurangan SDM yang ahli dibidang teknologi informasi. Selain itu, dalam pelaksanaannya rekam medis elektronik di RSUD Kota Yogyakarta juga belum pernah dilakukan penilaian terkait penerimaan pengguna terhadap sistem rekam medis elektronik.

Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerimaan pengguna terhadap sistem rekam medis elektronik di RSUD Kota Yogyakarta dengan melihat dari aspek-aspek yang ada pada UTAUT 2

Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan alat pengumpul data yaitu kuesioner dengan sampel yang digunakan  berjumlah 122 responden. Analisis data dilakukan menggunakan SEM-PLS dengan software Smartpls.

Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa  penerimaan pengguna sistem rekam medis elektronik dipengaruhi oleh performance expectancy, habit, dan hedonic motivation. Sedangkan effort expectancy, facilitating condition, price value, social influence, trust, perceived risk dan variabel moderasi dianyatakan tidak berpengaruh terhadap penerimaan pengguna sistem rekam medis elektronik. 

Kesimpulan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa performance expectancy, hedonic motivation, dan habit berpengaruh positif terhadap penerimaan sistem RME sedangkan effort expectancy, social influence, facilitating condition, price value, trust, perceived risk, dan variabel moderasi tidak berpengaruh terhadap sistem RME sehingga saran yang dapat diberikan adalah meningkatkan faktor yang berpengaruh diantaranya yaitu mengadakan pelatihan dan edukasi yang lebih intensif kepada pengguna sistem RME,  melakukan pengembangan dan perbaikan sistem seperti melakukan pengecekan secara berkala dan memperbaiki sarana prasarana yang ada, membuat SOP yang jelas terkait penggunaan RME, melakukan penambahan SDM yaitu programmer dan melakukan promosi pembentukan kebiasaan pengguna dengan membuat pengingat rutin, pengaturan default yang mengarahkan pada penggunaan sistem dan promosi berkelanjutan tentang manfaat yang diperoleh dari penggunaan sistem.

Background: Electronic Medical Records (EMRs) have been widely implemented in Indonesia. This is driven by health regulations that require all healthcare facilities to use electronic patient medical record systems. One of the hospitals that has implemented electronic medical records is RSUD Kota Yogyakarta. The implementation of EMRs at RSUD Kota Yogyakarta is still facing several challenges, such as the high demand for system requirements and modules that have not reached the target, as well as a shortage of IT experts. Furthermore, there has been no assessment of user acceptance of the electronic medical record system at RSUD Kota Yogyakarta.

Objective: This study aims to analyze user acceptance of the electronic medical record system at RSUD Kota Yogyakarta by examining the aspects of the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT2).

Methods: This research uses a type of quantitative analytic research with a cross sectional design. The method used in this study was to use a data collection tool, namely a questionnaire with a sample of 122 respondents. Data analysis was performed using SEM-PLS with Smartpls software.

Results: The research findings indicate that user acceptance of the electronic medical record system is influenced by performance expectancy, habit, and hedonic motivation. Meanwhile, effort expectancy, facilitating condition, price value, social influence, trust, perceived risk and moderation variables are stated to have no effect on user acceptance of the electronic medical record system.

Conclusion: The research results indicate that performance expectancy, hedonic motivation, and habit have a positive influence on the acceptance of the EMR system, while effort expectancy, social influence, facilitating conditions, price value, trust, perceived risk, and moderating variables do not affect the EMR system. Therefore, recommendations that can be given include enhancing influential factors, such as providing more intensive training and education to EMR system users, conducting development and system improvements like regular checks and enhancing existing infrastructure, creating clear Standard Operating Procedure (SOP) regarding RME usage, adding human resources such as programmers, and promoting the formation of user habits by creating regular reminders, default settings that guide system usage, and ongoing promotion of the benefits obtained from system utilization.

Kata Kunci : Rekam medis elektronik, penerimaan, UTAUT 2, SEM-PLS

  1. D4-2023-447191-abstract.pdf  
  2. D4-2023-447191-bibliography.pdf  
  3. D4-2023-447191-tableofcontent.pdf  
  4. D4-2023-447191-title.pdf