Analisis Pemasaran Cabai Merah Sistem Lelang oleh Kelompok Tani di Kecamatan Panjatan Kabupaten Kulon Progo
JEFF NARA PATI, Dr. Ir. Lestari Rahayu Waluyati, M.P.; Dr. Jamhari, S.P., M.P.
2012 | Skripsi | S1 EKONOMI PERTANIAN DAN AGRIBISNISPenelitian ini dilakukan di Kecamatan Panjatan Kabupaten Kulonprogo. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mengetahui bagaimana mekanisme pelaksanaan lelang cabai merah oleh kelompok tani di Kecamatan Panjatan Kabupaten Kulonprogo, serta kendala-kendalanya, 2) Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi harga jual cabai merah dalam kegiatan pasar lelang di Kecamatan Panjatan Kabupaten Kulonprogo, 3) Mengetahui farmer’s share yang diterima petani cabai merah di Kecamatan Panjatan kabupaten Kulonprogo, 4) Mengetahui transmisi harga yang terjadi antara pasar lelang cabai merah di Kecamatan Panjatan Kabupaten Kulonprogo dengan pasar sayur dan buah di wilayah Yogyakarta. Untuk mengetahui mekanisme dan kendala dalam pelaksanaan pasar lelang dilakukan dengan wawancara deskriptif dari narasumber, untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap harga jual cabai merah di pasar lelang dilakukan dengan analisis regresi berganda, untuk mengetahui farmer’s share yang diterima petani dihitung dengan menggunakan rumus farmer’s share, untuk mengetahui transmisi harga yang terjadi dilakukan dengan analisis transmisi harga. Kendala yang dihadapi petani yaitu tidak tepat waktunya pembayaran lelang oleh pedagang, sedangkan kendala yang dihadapi pedagang yaitu harga lelang terlalu tinggi dan persaingan yang ketat antar pedagang peserta lelang. Faktor-faktor yang mempengaruhi harga lelang cabai merah yaitu harga cabai merah di pasar sayur dan buah di wilayah DIY dan jumlah pedagang peserta lelang. Farmer’s share yang diterima petani adalah 70,45%. Perubahan harga cabai merah pada tingkat konsumen ditransmisi dengan baik ke tingkat produsen.
This study was conducted in District of Panjatan Kulonprogo Regency. The objectives of this study are 1) To find out how the auction mechanism by chili farmers in District of Panjatan Kulonprogo Regency, and it’s constraint, 2) To find out the factors that influence the price of chilies in the auction market activity in District of Panjatan Kulonprogo Regency, 3) To find out the farmer’s share that received by chili farmers in District of Panjatan Kulonprogo Regency, 4) To find out the price transmission between the auction market of chilies with vegetable and fruit markets in the region of Yogyakarta. To find out the mechanism and constraint in the implementation of auction market we used a descriptive interview from the informants, to find out the factors that influence the price of chilies in the auction market activity we used a multiple regression analysis, to find out the farmer’s share that received by chili farmers we calculated it using the farmer’s share formula, and to find out the price transmission that occurs we used an analysis of price transmission. Constraint that faced by the farmers was late payment of auction by the traders, while the constraints that faced by the traders was the very high price of auction and there is stiff competition among the bidder traders. Factors that influence the auction price is the chili price in the vegetable and fruit market in Yogyakarta, and the number of bidder traders. The farmer’s share that received by farmers is 70,45%. Price changes of chili at the consumer level was transmited well to producer level.
Kata Kunci : pasar lelang cabai merah, harga, farmer's share, transmisi harga