PRODUKTIVITAS MESIN DAN TENAGA KERJA PADA INDUSTRI KAYU LAMINASI KHUSUS SENGON (Studi kasus di CV. Mataram Indah, Kalasan)
Holmes. T. H. Rajagukguk, Ir. Siswantoyo Dipodiningrat, MS.
2006 | Skripsi | S1 KEHUTANANSejak tahun 1980 Indonesia telah mengembangkan industri kayu berintikan kayu lapis untuk meningkatkan devisa negara dan menjadi salah satu industri andalan dalam pembangunan nasional. Maraknya pertumbuhan industri kayu meningkatkan kompetisi dalam meraih pangsa pasar dan memenuhi kebutuhan bahan baku yang semakin terbatas. Untuk tetap bisa eksis dalam kompetisi ini, perusahaan harus memiliki kemampuan bersaing yang tinggi dengan perusahaan lainnya. Kemampuan bersaing tersebut salah satunya dicerminkan melalui produktivitas yang tinggi, yang diharapkan akan semakin meningkat dari waktu ke waktu. Oleh karena itu maka dilakukan penelitian di salah satu industri kayu laminasi khusus sengon, yaitu CV. Mataram Indah Kalasan yang bertujuan untuk : (1) mengidentifikasi proses pembuatan kayu laminasi dengan bahan baku khusus sengon, (2) Mengetahui tingkat produktivitas mesin dan tenaga kerja dalam suatu periode pelaksanaan untuk setiap tahapan kegiatan yang diterapkan di industri pengolahan kayu dengan bahan baku khusus sengon. Metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengambil data produk (output) tiap bagian produksi kayu laminasi, jam kerja 1 hari, jumlah tenaga kerja tiap unit dan target produktivitas yang telah ditetapkan perusahaan setiap harinya. Bagian produksi yang diamati untuk produktivitas mesinnya adalah : saw mill, drying, double planner, joint press, dan sanding. Untuk produktivitas tenaga kerja bagian produksi yang diamati adalah sortir hasil press dan packing. Sejak tahun 1980 Indonesia telah mengembangkan industri kayu berintikan kayu lapis untuk meningkatkan devisa negara dan menjadi salah satu industri andalan dalam pembangunan nasional. Maraknya pertumbuhan industri kayu meningkatkan kompetisi dalam meraih pangsa pasar dan memenuhi kebutuhan bahan baku yang semakin terbatas. Untuk tetap bisa eksis dalam kompetisi ini, perusahaan harus memiliki kemampuan bersaing yang tinggi dengan perusahaan lainnya. Kemampuan bersaing tersebut salah satunya dicerminkan melalui produktivitas yang tinggi, yang diharapkan akan semakin meningkat dari waktu ke waktu. Oleh karena itu maka dilakukan penelitian di salah satu industri kayu laminasi khusus sengon, yaitu CV. Mataram Indah Kalasan yang bertujuan untuk : (1) mengidentifikasi proses pembuatan kayu laminasi dengan bahan baku khusus sengon, (2) Mengetahui tingkat produktivitas mesin dan tenaga kerja dalam suatu periode pelaksanaan untuk setiap tahapan kegiatan yang diterapkan di industri pengolahan kayu dengan bahan baku khusus sengon. Metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara mengambil data produk (output) tiap bagian produksi kayu laminasi, jam kerja 1 hari, jumlah tenaga kerja tiap unit dan target produktivitas yang telah ditetapkan perusahaan setiap harinya. Bagian produksi yang diamati untuk produktivitas mesinnya adalah : saw mill, drying, double planner, joint press, dan sanding. Untuk produktivitas tenaga kerja bagian produksi yang diamati adalah sortir hasil press dan packing. Hasil yang diperoleh dari analisis produktivitasnya adalah : saw mill (1,7682 /jam/mesin) , d,ying (0,1144 m /jam/mesin), double planner (2,8169 /jam/mesin), joint press (0,8057 m3 /jam/mesin), sanding (0,6782 m3/jam/mesin), Hasil yang diperoleh dari analisis produktivitasnya adalah : saw mill (1,7682/jam/mesin) d,ying (0,1144 m /jam/mesin), double planner (2,8169/jam/mesin), joint press (0,8057 m3 /jam/mesin), sanding (0,6782 m3 /jam/mesin),
Kata Kunci : produktivitas, mesin, tenaga kerja