Kajian permukiman kembali penduduk bantaran sungai Brantas di Kota Malang
WITJAKSONO, Agung, Ir. Bakti Setiawan, MA.,PhD
2003 | Tesis | Magister Perencanaan Kota dan DaerahPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji permukiman kembali penduduk di bantaran Sungai Brantas. Kegiatan permukiman kembali ini merupakan program yang disponsori oleh Pemerintah, dimaksudkan untuk meningkatkan kondisi fisik dan sosial penduduk. Obyek dari penelitian adalah permukiman yang ditempatkan di RT.11/ RW. 10. Penelitian menggunakan metode deduktif kualitatif. Untuk pengumpulan data dilakukan dengan metode sensus. Analisis data yang dipergunakan dalam penelitian ini secara deskriptif kualitatif dan analisis kuantitatif dengan menggunakan Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) permukiman kembali telah meningkatkan kesejahteraan dari sisi fisik yaitu peningkatan status kepemilikan, peningkatan kondisi rumah, peningkatan luas tanah dan rumah, 2) permukiman kembali belum dapat menggambarkan pengaruh pada meningkatan kesejahteraan dari sisi ekonomi yaitu pendapatan keluarga, peluang usaha, kemampuan memiliki aset, maupun dalam pemanfaatan tempat tinggal untuk kegiatan sampingan. Dari penelitian ini disarankan agar melakukan observasi yang lebih lanjut tentang kondisi sosial dan ekonomi dari penduduk tersebut. Penelitian ini juga menyarankan agar program permukiman kembali dilakukan secara komprehensif meliputi aspek sosial, ekonomi dan fisik
This research was conducted in order to study the resettlement program for the people along the plain of the Brantas River. The government-sponsored program was aimed to enhance the physical and social conditions of the people. The research object was the resettlement location at RT 11/RW 10. The research used a deductive-qualitative method. For gathering data, it employed a census method. The data was analyzed by using a descriptive–qualitative method as well as a quantitative method whit a Chi Square approach. This research found that: 1) the resettlement program was quite successful in improving the physical welfare of the people, it raised the ownership status of their land and home; 2) the program, however, did not significantly improve their economy. It was not successful in raising the family income, increasing business opportunities, improving asset ownership, or intensifying the utilization of their land for side activities. Those two research findings suggest a further and closer observation on the social and economic conditions of the people. The findings also suggest that the resettlement program should comprehensively consider the physical, economic, and social aspects of the people.
Kata Kunci : Permukiman,Penduduk Bantaran Sungai