Pemungutan Pajak Hiburan dalam Kesenian Teater di Taman Budaya Yogyakarta Ditinjau dari Elastisitas Permintaan Silang
Krismoni Lar Mahendra, Dr. Arvie Johan, S.H., M.Hum.
2023 | Skripsi | ILMU HUKUM
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kesesuaian pemungutan pajak hiburan dalam kesenian teater di Taman Budaya Yogyakarta ditinjau dari elastisitas permintaan silang objek pajak.
Jenis penelitian ini merupakan normatif-empiris. Sifat penelitian ini adalah deskriptif, yaitu menjelaskan segala sesuatu berkaitan dengan hasil penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan wawancara. Jenis data yang digunakan adalah primer dan sekunder. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka diperoleh kesimpulan bahwa Pajak Hiburan dalam kesenian teater telah terlaksana meskipun memiliki beberapa kendala sebab fiskus kesulitan mengumpulkan data teater mana saja yang akan menyelenggarakan pertunjukan tingkat nasional atau internasional untuk dipungut pajak. Teater dalam kaitannya dengan pemungutan pajak bersifat tidak elastis sempurna karena permintaan tetap meskipun terdapat kenaikan harga.
The purpose of this study is to determine the suitability of
entertainment tax collection in theater arts at Taman Budaya Yogyakarta, based
on the cross elasticity of demand of the tax object. This research is of a
normative-empirical nature.
The nature of this research is descriptive, which means it describes
everything related to the research findings. The data collection technique used
in this study is through interviews. The types of data used are primary and
secondary data. The data obtained is analyzed using qualitative methods.
Based on the research results and discussions, it can be concluded that the entertainment tax in theater arts has been implemented, although it faces some challenges because tax authorities have difficulty in collecting data on which theaters will organize national or international-level performances for taxation purposes. Theater, in relation to tax collection, exhibits imperfect elasticity as the demand remains constant despite price increases.
Kata Kunci : Pajak Hiburan, Teater, Elastisitas Permintaan Silang/Entertainment Tax, Theater, Cross Elasticity of Demand.