Laporkan Masalah

Analisis industri perbankan Indonesia dalam memasuki pasar persaingan bebas

UTAMI, Ratna Puji Dyah, Prof.Dr. Sukanto Reksohadiprodjo, M.Com

2004 | Tesis | Magister Manajemen

Analisis suatu industri selalu menjadikan perbincangan yang menarik terutama berbicara mengenai industri yang sering memiliki masalah setiap waktu. Kesalahan dan kegagalan yang telah terjadi di masa lalu tidak dapat dijadikan pelajaran bagi pihak-pihak tertentu contohnya industri perbankan di Indonesia. Dimulai dari krisis ekonomi tahun 1997, pemerintah melikuidasi beberapa bank swasta ternama dan diikuti oleh meleburnya beberapa bank pemerintah menjadi Bank Mandiri. Memang Bank Mandiri sekarang ini merupakan bank yang sangat besar, tetapi kita tidak bisa pungkiri bahwa likuidasi dan merger telah menyebabkan huru-hara dan hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap perbankan. Seiring dengan meredanya krisis dan reputasi yang menggembirakan dari Bank Mandiri, perbankan dapat diterima kembali oleh masyarakat dan mereka telah mempercayakan uang mereka untuk disimpan di bank. Karena permasalahan terus bermunculan dalam industri perbankan, maka pemerintah memberikan kebijakan baru yang ditujukan untuk bank yaitu program penyehatan perbankan berupa restrukturisasi dan rekaptalisasi. Akankan program ini suskes di kemudian hari? Dalam upaya melaksanakan program tersebut, pemerintah sekali lagi melakukan merger lima bank swasta menjadi Bank Permata. Bank yang kurang sehat merger dengan bank yang sehat sehingga diharapkan akan menjadi bank yang besar dan saling melengkapi kinerja mereka. Ukuran sehat tidaknya bank adalah dengan penilaian CAR (Capital Adequacy Ration), atau NPL (Non Performing Loan) atau aspek-aspek lain yang menyangkut masalah program penyehatan perbankan. Semua tindakan tersebut di atas harus dilakukan dengan seksama dengan tujuan menghadapi pasar persaingan bebas tahun depan. Pertanyaannya adalah: Apakah perbankan Indonesia siap dan sanggup bersaing dalam keadaan yang ada seperti sekarang ini? Laporan ini disajikan dengan menganalisis keseluruhan situasi terutama menghadapi tantangan yang lebih beragam dalam industri perbankan menyongsong pasar persaingan bebas. Disini penulis menggunakan penulisan secara kualitatif dengan data sekunder dari literatur-literatur untuk menganalisis obyek penelitian dan berharap akan memperkaya penulisan ini dalam analisis strategik

Analyzing of an industry is always interesting especially talking about industry that is often having problems time by time. Existing mistakes and failure the past time can not become learning for the certain parties. Bank Industry in Indonesia is an example. Starting in 1997 of economic crisis, the government liquidated many famous private banks and followed by merging some state banks named Bank Mandiri. Indeed, Bank Mandiri is very big bank now, but we can not deny that the liquidated and merged banks caused rush and vanishing good image of bank from publics. Along with abating crisis and good reputation of Bank Mandiri, banks are welcome by the publics and they believe saving their money in banks. Because of problems happen over and over again in banking, and then the government made new policies destined to banks that is restructuring and recapitalizing program. How successes will this program be? In effort to that program, the government merged five private banks into Bank Permata and merged bad performance banks into good performance bank by evaluating their CAR (Capital Adequacy Ratio), or NPL (Non Performing Loan), other terms of bank restructuring evaluation. All those things must be done thoroughly in order to face free trading next year. The question is: Are Indonesian’s banking ready and capable to compete with this condition? This report is presented by means of analyzing all those situations especially facing more complex challenges in banking industry toward free trading. Here, the writer uses qualitative process of writing with secondary data from literatures to analyze related object and hope it will enrich this writing in strategic analyzing.

Kata Kunci : Manajemen Perbankan,Persaingan Bebas, Restructuring, liquidation, policy

  1. S2-2004-RatnaPujiDyahUtami-abstract.pdf  
  2. S2-2004-RatnaPujiDyahUtami-bibliography.pdf  
  3. S2-2004-RatnaPujiDyahUtami-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2004-RatnaPujiDyahUtami-title.pdf