Laporkan Masalah

Apartemen dengan Pendekatan Desain Biofilik di Kota Bekasi

Rafiza Citra Annisa, Dr. Ir. Jatmika Adi Suryabrata, M.Sc.

2023 | Skripsi | ARSITEKTUR

Perkembangan pembangunan pada kota-kota besar salah satunya kota Jakarta sangatlah cepat. Negara Indonesia yang merupakan negara berkembang bisa berubah menjadi negara maju dengan adanya kota besar dengan perkembangan dalam berbagai hal secara cepat dan memudahkan semua masyarakat dalam melakukan banyak hal. Kota Jakarta yang merupakan kota metropolitan dimana semua bidang pekerjaan saling terhubung menjadikan kota Jakarta menjadi kota yang sibuk dan padat penduduk. Hal tersebut memengaruhi kebutuhan utama manusia, salah satunya tempat tinggal.

Selain itu dengan padatnya penduduk, tentu memengaruhi pemakaian kendaraan bermotor dengan bahan bakar bensin untuk beraktivitas sehari-hari sehingga menyebabkan polusi udara. Namun saat ini sudah mulai terdapat kendaraan bermotor dengan tenaga listrik sehingga cukup untuk mengurangi polusi udara yang ada. Selain itu terdapat kendaraan umum yang dapat digunakan oleh semua kalangan masyarakat seperti Busway Transjakarta, Kereta Rel Listrik (KRL), hingga Mass Rapid Transit (MRT).

Dalam menjawab permasalahan tersebut dalam bidang arsitektur, tentu dalam membangun bangunan harus mengikuti peraturan yang ada demi kebaikan bersama. Peraturan pembangunan tentu dibuat agar bangunan memiliki manfaat yang baik. Dalam menjawab sedikitnya tempat tinggal pada lahan yang kecil tentu bisa mengubah pembangunan tempat tinggal yang awalnya dibangun secara horizontal diubah menjadi tempat tinggal secara vertikal. Tempat tinggal juga sudah sewajibnya memilki lahan hijau sesuai dengan Peraturan Pemerintah RI. Dengan adanya tempat tinggal vertikal yaitu apartemen dengan pendekatan desain biofilik diharapkan bisa menjawab kebutuhan tempat tinggal masyarakat yang terasa seperti memiliki tempat tinggal secara horizontal. Pendekatan desain biofilik juga diharapkan dapat memberikan dampak positif dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat penghuni apartemen maupun masyarakat di sekitarnya.

The development of buildings in the capital city of Jakarta is very fast. Indonesia is a developing country, but it can turn into a advanced country, due to the fast development of cities and making it easier for people to do many things. Jakarta is a metropolitan city where all fields of work exist and are connected to each other, so that Jakarta is the most densely populated and busiest city. This affects the main needs of humans, hich is a place to live.

With a dense population, it also affects the use of gasoline-fueled motorized vehicles for daily needs, causing air pollution. However, now there are motorized vehicles with electric power, which is enough to reduce existing air pollution. In addition, there are public vehicles that can be used by most people, such as the Transjakarta Busway, Kereta Rel Listrik (KRL), to the Mass Rapid Transit (MRT).

In answering these problems in the field of architecture, of course in constructing buildings one must comply with existing regulations for the common good. Construction regulations are certainly made so that buildings have good benefits. In response to the small plot of land, of course it can change the construction of a residence which was originally built horizontally to be converted into a vertical residence. Residences are also required to have green land in accordance with RI Government Regulations. With a vertical residence, namely an apartment with a biophilic design approach, it is hoped that it will be able to answer the needs of people's homes that feel like they have a horizontal residence. It is also hoped that the biophilic design approach can have a positive impact and improve the quality of life of the apartment dwellers and the surrounding community.

Kata Kunci : Kota Metropolitan, Tempat Tinggal, Apartemen, Desain Biofilik, Kota Jakarta

  1. S1-2023-446423-abstract.pdf  
  2. S1-2023-446423-bibliography.pdf  
  3. S1-2023-446423-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2023-446423-title.pdf