Objek Wisata Alam Air Panas Cangar merupakan suatu objek wisata alam di Taman Hutan Raya Raden Soerjo dengan memanfaatkan potensi sumber air panas alami dari Gunung Welirang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik, perilaku, dan motivasi wisatawan, menaksir nilai ekonomi dan pendapatan yang diperkirakan (expected revenue) Objek Wisata Alam Air Panas Cangar.
Penaksiran nilai ekonomi wisata menggunakan metode biaya perjalanan berdasarkan zona. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi literatur. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik non-probability sampling dengan pendekatan accidental sampling. Analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif kuantitatif dan analisis biaya perjalanan.
Karakteristik wisatawan yang datang ke Objek Wisata Alam Air Panas Cangar didominasi oleh usia 21-30 tahun, pendidikan terakhir SMA/SMK/MA/sederajat, bekerja sebagai pegawai swasta dengan rentang pendapatan sebesar >Rp2.000.000,00–Rp5.000.000,00. Wisatawan banyak berasal dari Malang dengan jarak tempuh perjalanan >22,5–33,75 km dan waktu tempuh wisata sekitar 60-120 menit. Biaya perjalanan yang dikeluarkan sebesar Rp50.000,00 hingga Rp100.000,00 per orang. Wisatawan melakukan kunjungan menggunakan kendaraan pribadi bersama keluarga dengan lama kunjungan 2-4 jam di akhir pekan dan pagi hari. Motivasi wisatawan melakukan kunjungan yaitu untuk berekreasi karena pemandangan alam yang informasinya diperoleh dari keluarga atau teman. Mayoritas wisatawan mengunjungi lokasi wisata satu kali per tahun dan bersedia untuk melakukan kunjungan kembali. Nilai ekonomi total Objek Wisata Alam Air Panas Cangar ditaksir sebesar Rp6.274.927.658,00 per tahun dengan taksiran surplus konsumen sebesar Rp3.871.810.383,00 per tahun. Perkiraan pendapatan di harga tiket saat ini, yaitu Rp 16.500 sebesar Rp2.010.464.892,00 per tahun dengan jumlah pengunjung sebanyak 121.846 orang.
Cangar Hot Spring is a natural tourist attraction in Raden Soerjo Forest Park utilizing the potential of natural hot springs from Mount Welirang. This study aims to determine the characteristics, behavior, and motivation of tourists, estimating the economic value and expected revenue of Cangar Hot Spring Nature Tourism Object.
The economic value of Cangar Hot Spring was estimated using travel cost method based on zonation. The data was collected through interview, observation, documentation, and literature review. Sampling was conducted using non-probability sampling technique with accidental sampling approach. Data analysis was carried out using quantitative descriptive analysis and travel cost analysis.
The characteristics of tourists visiting Cangar Hot Spring were dominated by people with the age of 21-30 years old, last education level of Senior High School, and profession of private-employees with income range of >Rp2.000.000,00-Rp5.000.000,00. Many of these tourists came from Malang with travel distance >22,5-33,75 km and travel time 60-120 minutes. Every tourist spent Rp50.000,00 to Rp100.000,00 as a travel cost. These tourists visited the spring by private vehicles with their family and spent 2-4 hours on weekends and mornings. The motivation behind visiting Cangar Hot Spring was for recreational purposes because of the natural scenery, which information was obtained from family members or friends. The majority of tourists visit the sites once per year and are willing to make a return visit. The total economic value of the Cangar Hot Spring is estimated at Rp6.274.927.658,00 per year with an estimated consumer surplus at Rp3.871.810.383,00 per year. The estimated revenue at the current ticket price of Rp16.500,00 is Rp2.010.464.892,00 per year with 121.846 tourists.
Kata Kunci : biaya perjalanan, nilai ekonomi, perkiraan pendapatan, travel cost, economic value, expected revenue