Laporkan Masalah

Kinerja kebijakan ekspor tuna segar dari Propinsi DKI Jakarta :: Studi kasus UPT BPMPHPK Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Propinsi DKI Jakarta

TRISULISTYANI, Rr. Yun, Prof.Dr. Miftah Thoha

2004 | Tesis | Magister Administrasi Publik

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebijakan ekspor tuna segar yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis Balai Pengujian Mutu dan Pengolahan Hasil Perikanan dan Kelautan (UPT BPMPHPK) Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Propinsi DKI Jakarta sekaligus mengidentifikasikan faktor-faktor yang melatar belakangi timbulnya permasalahan yang dihadapi dalam melaksanakan kebijakan ekspor Tuna segar dari Propinsi DKI Jakarta dengan tujuan Jepang yaitu mengharapkan dan memaparkan berbagai temuan yang di jumpai pada saat penelitian di lokasi dilakukan. Metode penelitian menggunakan deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling, pengumpulan data melalui kuesioner, pemberian skor, dan pentabulasian data. Analisis data menggunakan teknik korelasi Rank Spearman. Ketiga aspek yang diteliti adalah sumber daya manusia (SDM), koordinasi serta disiplin dan motivasi kerja pegawai UPT BPMPHPK. Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja kebijakan ekspor pada UPT BPMPHPK belum sepenuhnya maksimal. Sedang untuk aspek-aspek yang menjadi objek penelitian, kemampuan SDM dan penerapan koordinasi memberikan pengaruh yang agak rendah (kurang signifikan) terhadap kinerja kebijakan ekspor tuna segar. Sedang disiplin dan motivasi pegawai tidak memberikan pengaruh yang berarti atau memiliki korelasi yang rendah terhadap kinerja kebijakan ekspor. Untuk memberdayakan SDM disarankan agar ditingkatkan penyelenggaraan pendidikan dan penelitian, penerapan system rolling dan pembuatan job analysis. Untuk memantapkan koordinasi, perlu dilakukan koordinasi atau pertemuan secara berkala baik internal maupun eksternal yang didukung dengan panduan koordinasi. Untuk penegakan disiplin diperlukan adanya reward kepada pegawai yang berprestasi dan sanksi untuk setiap pelanggaran disiplin, peningkatan keteladanan dan pembinaan dari atasan, motivasi atasan terhadap bawahan serta senantiasa mengupayakan peningkatan kesejahteraan pegawai.

This research is intended to know the policy of fresh tuna export implemented by the Technical Implementation Unit of Quality Tester Institution and Marine and Fishery Result Management (UPT BPMPHPK), Department of Husbandry, Fishhery, and Marine of DKI Jakarta Province directly identify the factor that backgrounds the problem appearance face in the implementation of export policy. Fresh Tuna from DKI Jakarta province with the destination of Japanese country, namely to expect and to describe various findings seen at the time of research in the location. The research method uses descriptive with the approach of quantitative. The sample taken by using the technique of purposive sampling, data collection through questionnaire, score gift, and data tabulation. Data analysis is using technique of correlation rank spearman. The third observed aspect is HRD coordination and discipline and motivation of work of UPT BPMPHPK. The result of research indicated that Policy synergy in UPT BPMPHPK has not fully maximal. While, the objective aspects to be the research, capability of HRD and coordination application give lower influence (less significant) against the synergy of export policy of fresh tuna. While discipline and motivation of em ployee has not given significant influence or owns lower correlation against the export policy synergy. To empower HRD, it’s suggested to be increased about the implementation of education and research, application of rolling and making of job analysis. To stabilize coordination, it needs to be implemented coordination or findings regularly, either internal or external supported by the guidance of coordination. To up hold the discipline, it’s needed the existence of reward to the employee that has got achievement and sanction to every violation of discipline, enhancement of example and improvement from the superior, motivation of superior against the subordinates and frequently to empower the enhancement of employee prosperity.

Kata Kunci : Kebijakan Ekspor Tuna Segar, Kinerja

  1. S2-2003-Rr_YunTrisulistyani-Abstract.pdf  
  2. S2-2003-Rr_YunTrisulistyani-Bibliography.pdf  
  3. S2-2003-Rr_YunTrisulistyani-Tableofcontent.pdf  
  4. S2-2003-Rr_YunTrisulistyani-Title.pdf