Laporkan Masalah

Analisis kinerja program dasar pembangunan perkotaan :: Suatu studi kasus di Kota Depok Propinsi Jawa Barat

HIDAYAT, Wisnu, Dr. Yeremias T. Keban

2004 | Tesis | Magister Administrasi Publik

Dalam rangka pelaksanaan otonomi daerah, pemerintah daerah memiliki tanggungjawab yang besar dalam mengembangkan kemampuan ekonomi daerah yang memadai untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. Untuk itu kemampuan pengelolaan pembangunan perkotaan perlu ditingkatkan, karena pola pelaksanaan yang berbasis partisipatif akan mempercepat tercapainya tujuan pembangunan yang telah dirumuskan dalam visi dan misi daerah setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kinerja Program Dasar Pembangunan Perkotaan yang telah dicapai di kota Depok, dan dianalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pencapaian kinerja program yang diukur melalui variabel kemampuan manajerial, komitmen pemerintah dan dukungan finansial. Kinerja program PDPP untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan yang ada dan melibatkan partispasi dari masyarakat. Berbagai faktor secara teroritis mempengaruhi kinerja program PDPP. Kemampuan manajerial berfungsi mengkoordinir satuan organisasi, dan memotivasi para pelaku untuk bekerja sesuai tujuan program PDPP. Komitemen aparatur dibutuhkan karena keseriusan dan tanggungjawab yang ada secara otomatis memberikan kesempatan bagi kinerja individu maupun kelompok dan bermuara pada kinerja program PDPP. Finansial merupakan darah bagi organisasi dan hal ini berlaku pula dalam pelaksanaan program PDPP bagi peningkatan kelembagaan pemerintahan dan peningkatan partisipasi masyarakat. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskripsi kualitatif dengan menganalisis hasil wawancara, data primer maupun data sekunder yang terdapat di Kantor Sekretariat Kota Depok, BPS Kota Depok, dan data dari Badan Perencana Kota Depok. Dari hasil penelitian dan analisis ditemukan bahwa tingkat kinerja Program Dasar Pembangunan Perkotaan di Kota Depok memperlihatkan hasil yang optimal yang ditunjukkan oleh terjadinya pengembangan kapasitas kelembagaan pemerintah daerah melalui penataan dan penyempurnaan struktur kelembagaan pemerintah daerah, pengelolaan keuangan daerah yang sesuai dengan ketentuan, peningkatan kualitas layanan dari birokrasi kepada masyarakat, pembuatan perencanaan pembangunan dilakukan dengan melibatkan masyarakat, perusahaan swasta dan lembaga swadaya masyarakat. Faktor-faktor mempengaruhi menunjukan bahwa faktor kemampuan manajerial menunjukkan bahwa pimpinan mampu menggerakan sumber daya, sekaligus mampu mengkoordinir semua dinas terkait dalam proses implementasi kebijakan dan kondisi ini mampu meningkatkan kinerja program PDPP. Faktor komitmen pemerintah daerah menunjukkan tingkat yang memadai yang terindikasi dari pengetahuan dan pelaksanaan kebijakan yang sesuai prosedur, serta keterlibatan langsung aparatur dalam implementasi kebijakan dan mampu meningkatkan kinerja program PDPP. Faktor dukungan memperlihatkan hasil yang cukup optimal yang terindikasi dari kemampuan keuangan daerah dari sisi pendapatan asli daerah (PAD) maupun pengelolaan keuangan daerah yang dilakukan secara transparan dan proporsional, dan kondisi ini juga secara langsung mempengaruhi kinerja program PDPP. Rekomendasi dari hasil penelitian ini adalah peningkatan kinerja Program Dasar Pembangunan Perkotaan di kota Depok perlu dilakukan melalui lokakarya peningkatan profesionalisme aparatur pemerintah dan melibatkan secara luas partisipasi masyarakat dalam pembuatan perencanaan pembangunan. Efektivitas kemampuan manajerial pimpinan daerah dapat ditingkatkan melalui aktivitas pendelegasian proses implementasi kebijakan dan proses koordinasi dapat dilakukan secara bertingkat melalui laporan yang dilakukan secara transparan. Peningkatan komitmen pemerintah daerah dapat dilakukan melalui kegiatan pembuatan secara baku prosedur kerja yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan dan peningkatan motivasi kerja aparatur pemerintah daerah melalui incentive. Kondisi keuangan daerah dapat ditingkatkan melalui peningkatan kinerja Dinas Pendapatan Daerah untuk merealisir target penerimaan pajak dan retribusi daerah dalam rangka peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dan pembuatan prosedur baku dalam pengelolaan keuangan daerah. Rekomendasi sebaiknya berhubungan dengan variabel penelitian

The application of decentralization field and autonomy make the consequently to have the responsibility of local government to make the good quality of the welfare to community. The capacity to manage the development process have to increasing by the propose of reach the development target as per requirement of vision and mission collaboration with the all steps community participation. The aim of this research is to find the performance of Basic City Development Programmed, and analysis could be done for influencing the performance through the variable of managerial capacity, government commitment, and financial supporting. Managerial capacity in fact as per teorical coud be increasing the performance of PDPP programmed. Government commitment also could be incresing the programme performance through the hard work and focus to the duty. While the financial supporting could be increasing the performance programme, especually increasing the capacity building and participation of community. This research uses the descriptive qualitative method by analyzing the depth interview, elaboration primer and secondary data that available and comes from Secretary Bureau, Central Statistic Bureau, Planning Development Buraeu. The result of research finds that the performance of implementation reach optimized that indicated by develop of capacity building local government through rebuilding the structure as per the regulation, increasing public service quality submitted from government to community, the planning pr ocess made by the collaboration with stakeholders, namely non governmental organization and private by the civil society framework. Analysis of the factors influencing find that managerial capacity show that the leader could be running the resources as well as do the coordination all the stakeholders in process of policy implementation and in the field found that managerial capacity show increase the programme performance. Government commitment show that the action of government run as per the regulation and there is an involve by the buereaucrats and fact shows that this variable authomatically increase the performance of programme. Financial supporting factor show that the result run well in the capacity of government to manage the government financial in use the tranparancy and proportional, and this research also found that this variable increase the performance of programme. Recommendation could be submitted are the increasing The Basic City Development in Depok need the trainning to increase the bureaucrat profesionalism and invite the total community participation to make the city planning. Effectiveness of managerial capacity may be increase through the activity of delegation of implementing process and using the coordination mecanism hyrirarchial. Increasing the local government commitment should be done by the standard procedural in the aim of quality public service and develop of motivation by incentive programme. The financial capacity still increase if the tax institution could be increase the return of tax and retribution as per the local government regulation.

Kata Kunci : Program Pembangunan Perkotaan,Kinerja Program

  1. S2-2004-WisnuHidayat-Abstract.pdf  
  2. S2-2004-WisnuHidayat-Bibliography.pdf  
  3. S2-2004-WisnuHidayat-TableofContent.pdf  
  4. S2-2004-WisnuHidayat-Title.pdf