Laporkan Masalah

Motivasi dalam Melakukan Aksi Solidaritas pada Dokter Bali selama Pandemi COVID-19

COKORDE ISTRI DWI ANINDYAWATI PEMAYUN, Dr. Wenty Marina Minza, S.Psi., M.A.

2023 | Tesis | S2 Magister Profesi Psikologi

Pembatasan kegiatan selama pandemi COVID-19 memiliki dampak besar pada kehidupan sosial terutama pada dokter. Munculnya stigma pada dokter hingga tidak terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan menjadi sebuah dampak negatif pandemi. Disatu sisi para dokter selama pandemi mendapatkan dampak negatif, disisi lain dokter di Bali melakukan aksi solidaritas sesama dokter dengan membentuk Gerakan Dokter Peduli Sesama (GDPS). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apa yang memotivasi para dokter Bali dalam melakukan aksi solidaritas dan bagaimana wujud dari solidaritas yang dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi interpretatif. Pengambilan data dengan cara wawancara pada partisipan dengan kriteria dokter yang menangani COVID-19, dan menjadi pengurus dari GDPS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya kebutuhan rasa aman, dan hubungan sosial menjadi motif dokter Bali melakukan aksi solidaritas. Wujud solidaritas yang dilakukan berupa dukungan informatif, instrumental, emosional dan penghargaan. Nilai kearifan lokal yang diyakini yaitu Menyame Braya dan Sumpah Dokter menjadi motivasi yang mendorong dokter Bali melakukan solidaritas. Hal ini juga menjadi dasar gerakan solidaritas meluas untuk masyarakat yang membutuhkan.

Restrictions on activities during the COVID-19 pandemic had a major impact on social life, especially for doctors. The emergence of stigma against doctors so that their needs are not fulfilled is a negative impact caused by the pandemic. On the one hand, doctors during the pandemic had a negative impact, on the other hand doctors in Bali carried out solidarity actions among doctors by forming the Gerakan Dokter Peduli Sesama (GDPS). The purpose of this research is to find out what motivates Balinese doctors to carry out solidarity actions and how this form of solidarity is carried out. This study uses a qualitative research method with an interpretive phenomenological approach. Data collection by interviewing participants with the criteria of a doctor who handles COVID-19, and is an administrator of the GDPS. The results of the study show that the need for security and social relations is the motive for Balinese doctors to carry out solidarity actions. The form of solidarity are informative, instrumental, emotional support and appreciation. The local wisdom values that are believed to be Menyame Braya and the Doctor's Oath are the motivations that encourage Balinese doctors to carry out solidarity. This is also the basis of the movement, which was originally only for fellow colleagues, expanded to people in need.

Kata Kunci : Solidaritas, Dokter Bali, Pandemi COVID-19, Solidarity, Doctor in Bali, COVID-19 Pandemic

  1. S2-2023-466688-abstract.pdf  
  2. S2-2023-466688-bibliography.pdf  
  3. S2-2023-466688-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2023-466688-title.pdf