PEMAHAMAN DAN PRAKTIK HEALING DALAM AKTIVITAS WISATA DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA BERDASARKAN KONTEN DI MEDIA SOSIAL TIKTOK
Indah Wulandini, Karlina Maizida, S.Psi., M.A.
2023 | Skripsi | S1 PARIWISATA
Kata healing berarti sebuah upaya untuk menjadikan yang sakit menjadi
sehat. Terdapat perluasan pemahaman healing yang dipahami menjadi sebuah
bentuk aktivitas wisata. Provinsi DIY menjadi salah satu destinasi wisata healing
populer di media sosial TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk membahas
pemahaman dan praktik healing dalam aktivitas wisata di DIY berdasarkan sudut
pandang pengguna media sosial TikTok. Lebih lanjut, penelitian ini merupakan
studi eksploratif yang dilakukan dengan menggunakan data primer dan data
sekunder penelitian yang diperoleh melalui studi pustaka, observasi lapangan, dan
wawancara mendalam. Proses analisis dilaksanakan secara bertahap dari: (1) tahap
persiapan dan pengaturan data untuk dianalisis; (2) pengelompokan data (3)
membuat deskripsi (4) interpretasi dan kesimpulan. Hasil penelitian berupa temuan
pemahaman terhadap kata healing yaitu: (a) healing dipahami sebagai sebuah kata
yang merujuk pada aktivitas wisata dengan tujuan untuk penyembuhan (b) healing
didefinisikan sebagai aktivitas wisata untuk menghilangkan penat dan
penyembuhan masalah kesehatan mental dan (c) healing dianggap sebagai tujuan
yang hendak dicapai dan peran pariwisata nyata terlihat sebagai media
penyembuhan. Temuan terkait praktik healing dalam aktivitas pariwisata di DIY
berupa: (a) healing sebagai strategi pemasaran konten aktivitas wisata (b) siklus
praktik healing melalui aktivitas wisata dan (c) preferensi pemilihan lokasi dan
bentuk kegiatan healing melalui aktivitas wisata. Hasilnya, pemahaman berpacu
pada cara seseorang mendefinisikan healing berdasarkan pada praktiknya ketika
melakukan aktivitas wisata. Pemahaman dan praktik healing melalui aktivitas
wisata memiliki sifat elastis menyesuaikan dengan kondisi lingkungan sekitar.
The word healing is defined as an effort to make the sick healthy. There
is an expansion of its concept to be perceived as a tourism activity. Given The
Special Region of Yogyakarta as one of TikTok’s most well-known healing places,
this study aims to elaborate on its understanding and practice from a TikTok user’s
perspective. Furthermore, an exploratory study is used by analyzing primary and
secondary data sourced from the literature review, field observation, and in-depth
interviews. The analysis process follows four stages: (1) Preparation and data
adjustment; (2) Data collection (3) Description making (4) Interpretation and
conclusion. The result suggests three meanings of healing: (a) as a word to
alternate the use of tourism activity with recovery as the main purpose (b) as an
activity to release stress and improve mental health condition (c) as the ultimate
goal due to the role of tourism as a healing medium. Meanwhile, healing practice
in the context of the Special Region of Yogyakarta covers (a) healing as a marketing
strategy for tourism activity, (b) a behavioral cycle through a tourism activity, and
(c) location preferences and related healing activities. This study shows that the
understanding of healing is linked to how it is being practiced during a tourism
activity. Its practice and understanding are elastic since they adapt to the
surroundings.
Kata Kunci : Pemahaman, Praktik, Healing, Aktivitas Wisata