Peran Pemangku Kebijakan Dalam Pelestarian Festival Kaliputih dan Implikasinya terhadap Penguatan Ketahanan Budaya Wilayah
Suep, Dr. Rr. Paramitha Dyah Fitriasari, M.Hum, Dr. Rr. Siti Murtiningsih, S.S, M.Hum
2023 | Tesis | S2 Ketahanan Nasional
Pelestarian Festival Kalputih di Dusun Kaliputih Desa Sempor Kecamatan Sempor Kabupaten Kebumen merupakan suatu bentuk kegiatan pelestarian budaya dimana dalam pelaksaan kegiatan festival tersebut memiliki dampak positif bagi masyarakat. Pelestarian budaya ini sebagai bentuk upaya menjaga budaya lokal dan menjadi daya tarik sendiri untuk diteliti dan dikaji. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran Pemangku Kebijakan dalam pelestarian festival Kaliputih di Desa Sempor Kabupaten Kebumen dan implikasinya terhadap Penguatan Ketahanan Budaya Wilayah.
Festival Kaliputih berbeda dengan festival-festival budaya lainnya yang ada di Kabupaten Kebumen. Festival Kalputih memiliki nilai-nilai ritual dan komodifikasi budaya meskipun hal ini dapat dilihat dalam penyelenggaraannya yang pada awalnya sebagai bentuk ritual desa atau gerebeg desa yang selanjutnya diikuti dengan pagelaran kesenian kebudayaan lokal sebagai pesta rakyat.
Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa peran pemangku kebijakan dalam pelestarian festival Kaliputih ini menunjukan adanya semangat para pemangku kebijakan sesuai dengan perannya masing-masing, sehingga dengan adanya pelestarian festival Kaliputih ini yang merupakan suatu bentuk festival budaya mampu memberikan kontribusi positif kedalam beberapa sektor yaitu sektor pariwisata dan ekonomi kerakyatan. Namun demikian mempunyai beberapa hambatan yaitu masalah regenerasi utamanya dan biaya yang dibutuhan serta partisipasi masyarakat.
Festival
budaya dalam bentuk Festival Kaliputih berimplikasi terhadap penguatan
ketahanan budaya wilayah, berdasarkan hasil pengamatan peneliti dilapangan ada
indikator dengan melihat beberapa aspek yang berpengaruh akibat pelestarian
festival Kaliputih di Dusun Kaliputih Desa Sempor Kabupaten Kebumen. Aspek
tersebut yaitu : aspek nilai seni dan budaya, aspek nilai semangat dan aspek kesejahteraan.
The preservation of the Kalputih Festival in Kaliputih Hamlet, Sempor Village, Sempor District, Kebumen Regency is a form of cultural preservation activity where the implementation of the festival activities has a positive impact on the community. Preservation of this culture as a form of effort to maintain local culture and become its own attraction to be researched and studied. The purpose of this study is to determine the Role of Policy Stakeholders in the preservation of the Kaliputih festival in Sempor Village, Kebumen Regency and its implications for the Strengthening of Regional Cultural Resilience.
The Kaliputih Festival is different from other cultural festivals in Kebumen Regency. The kaliputih Festival has ritual and cultural commodition, although this can be seen in its organization, which was initially a form village ritual gerebeg, which was thanfollowed by a performance of local cultural arts as a people’s party.
The results of this study illustrate that the role of policymakers in the preservation of the Kaliputih festival shows the enthusiasm of the policymakers in accordance with their respective roles, so that with the preservation of the Kaliputih festival which is a form of cultural festival is able to make a positive contribution to several sectors, namely the tourism sector and the people’s economy. However, it has several obstacles, namely the main regeneration problem and the costs required and community participation.
Cultural festivals in the form of Kaliputih
Festival have implications for strengthening regional cultural resilience,
based on the observations of researchers in the field there are indicators by
looking at several aspects that affect the preservation of the Kaliputih
festival in Kaliputih Hamlet, Sempor Village, Kebumen Regency. These aspects
are: aspects of artistic anf cultural values, aspects of spirit values and aspects
of welfare.
Kata Kunci : Peran Pemangku Kebijakan, Festival Kaliputih, Ketahanan Budaya Wilayah/Role of Policymakers, Kaliputih Festival, Regional Cultural Resilience.