Rekonstruksi Nama Jember dalam Lakon Babad Jember Ludruk Surya Utama
Fahmy Hilmy Abdillah, Dr. Wisma Nugraha Ch.R., M.Hum., Dr. G.R. Lono L. Simatupang, M.A.
2023 | Tesis | S2 Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa
Penelitian berjudul “Rekonstruksi Nama Jember dalam Lakon Babad Jember Ludruk Surya Utama” ini, merupakan penelitian pertunjukan ludruk yang diduga turut serta dalam memproduksi dan mendistribusikan asal-usul nama Jember melalui lakon yang ditampilkan dengan bahasa Madura, Jawa, dan Indonesia. Rekonstruksi didasarkan pada telaah struktur; plot, tema, karakter dan toponimi dalam lakon babad Jember yang ditampilkan kelompok ludruk Surya Utama. Telaah penggunaan bahasa yang berganti-bercampur didasarkan pada tekstur; dialog lakon babad Jember yang terdiri (a) dialog eksternal yang berupa komunkasi antarpelakon, terutama dalam konflik antartokoh, (b) dialog internal yang berupa monolog, (c) dialog yang mengandung unsur humor. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola penamaan nama Jember dan terjadinya pencampuran bahasa dalam pertunjukan ludruk lakon babad Jember.
Hasil yang diperoleh yakni penggunaan bahasa Madura, Jawa, Indonesia-yang berganti dan bercampur-secara sadar atau tidak sadar, terjadi karena faktor tokoh-lawan bicara, bentuk pesan, situasi, topik. Dialog timbal-balik dengan bahasa yang berbeda diketahui tidak mengacaukan alur penceritaan. Sebab pelakon atau pementasan terselenggara di wilayah yang masyarakatnya pengguna bahasa Jawa, Madura, dan Indonesia. Bahasa campuran yang terjadi dalam hal ini, menjadi bentuk lain dari penceritaan babad Jember secara lisan-tulis yang menggunakan bahasa tunggal. Maka secara keseluruhan yang diperoleh dalam penelitian ini dapat disimpulkan; (1) nama Jember diberikan oleh tokoh berdasarkan kondisi wilayah dan kematian tokoh. (2) Pergantian dan pencampuran bahasa terjadi karena tokoh-lawan bicara, bentuk pesan, topik, dan situasi, dimana pelakon atau pementasannya terselanggara ditengah masyarakat multilingual.
This study entitled “Reconstruction name of Jember in Babad Jember Play Ludruk Surya Utama”, is a study of ludruk play that are suspected of having participated in producing or distributing the origins name of Jember, through babad Jember play which performed with Madura, Java and Indonesia language. The reconstruction was based on a structural review; plot, theme, character and toponymy in babad Jember play by Surya Utama group. Examine the mixed use of language based on texture; the dialogue of the Jember babad play which consists of (a) external dialogue in the form of communication between actors, especially in conflicts between characters, (b) internal dialogue in the form of monologues, (c) dialogue that contains elements of humor. The objectives of this study to find out the pattern name of Jember and the occurrence of language mixing in the ludruk babad Jember play.
The study results, the use of Madura, Java, Indonesia languages-which change and mix-that occurs consciously or unconsciously because of the interlocutor factors, message form, situation, topic. Mutual dialogue with different languages is known not to disrupt the storyline. In this case because the actors or performances are held in areas where the people speak Javanese, Madurese and Indonesian. The mixed language that occurs in this case is another form of oral-written Jember chronicle telling using a single language. The overall results can be concluded; (1) name of Jember is given by the character based on the condition of the area and the character's death. (2) Changing and mixing of languages occurs affected of the interlocutors, message form, topic, and situation in which the actor or the performance takes place in the midst of a multilingual society.
Kata Kunci : Ludruk, Babad Jember, Topinimi, Bahasa