Laporkan Masalah

Pengaruh suplementasi ink (Zn) terhadap diare pada penderita umur 3-36 bulan yang dirawat di RSUD. Dr. Soedarso Pontianak Kalimantan Barat

GAMBIR, Jurianto, dr. Madarina Julia, Sp.A.,MPH

2003 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Diare merupakan salah satu penyebab utama kematian balita di Indonesia. Terjadinya malnutrisi dan defisiensi zink akibat diare akan menurunkan immunitas tubuh. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh suplementasi zink terhadap lama diare, frekwensi buang air besar, asupan gizi dan status gizi Metode penelitian: eksperimental secara random dan tersamar (double blinding). Subyek penelitian adalah penderita diare terdiri dari 31 anak kelompok suplementasi dan 33 anak kelompok plasebo. Suplementasi yang digunakan adalah zink dengan dosis 20 mg perhari diberi selama dirawat di rumah sakit. Data dianalisis dengan menggunakan uji Chi square, t test dan regressi linier ganda. Hasil: Suplementasi yang dilakukan tidak dapat menilai lama diare hanya mendapatkan pengaruh terhadap hari rawat subyek. Kelompok suplemen memiliki hari rawat lebih pendek dibandingkan plasebo (p<0,05). Frekwensi buang air besar kelompok suplemen lebih rendah sejak hari ke 2 suplementasi (p<0,05). Tidak ada perbedaan asupan gizi antara kelompok suplemen dan plasebo (p>0,05). Tidak ada perbedaan status gizi antara kelompok suplemen dan plasebo (p>0,05). Kesimpulan : Kelompok suplemen memiliki hari rawat lebih pendek dibandingkan plasebo. Suplementasi zink dapat menurunkan frekwensi buang air besar lebih cepat sejak hari ke-2. Pengamatan yang dilakukan tidak cukup untuk menilai efek suplementasi zink terhadap peningkatan asupan energi dan status gizi subyek. Kata kunci : diare, zink, suplementasi

Background : Diarrhoea is one of the major causes of infants death in Indonesia. Malnutrition and zinc deficiency happened in diarrhoea will decrease body’s immunity. Objective : to find out the effect of zinc suplementation toward the diarrhoea time, the frequency of watery stools, intake and nutrition status Study design : Experimental with random (double blinding). The research subject is the diarrhoea patients consist of 31 children from suplementation group and 33 children from placebo group. The suplementation used is zinc with 20 mg dose every day given along the treatment in the hospital. The data analized uses Chi Square test, t test and linear regression. Result : The time of suplement group treated is less than placebo (p<0,05). The watery stools frequency from the suplementation is lower since the second day of the suplementation (p<0,05). There is no intake and nutrition status diffrence between the suplementation group and placebo (p>0,05). Conclusion : The time of suplementation group treated is less than the placebo. Zinc suplementation can reduce faster watery stools frequency since the second day. This reserch can not count enough zinc suplementation effect toward energy intake and the subject nutrition status progress. Key word :diarrhoea,zinc, supplementation

Kata Kunci : Gizi Anak,Diare,Suplementasi Zn

  1. S2-2003-JURIANTOGAMBIR-abstrak.pdf  
  2. S2-2003-JURIANTOGAMBIR-bibliografi.pdf  
  3. S2-2003-JURIANTOGAMBIR-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2003-JURIANTOGAMBIR-title.pdf