Laporkan Masalah

Rumah Budaya Balekambang Revitalisasi Melalui Implementasi Regionalisme dalam Arsitektur

NAFISAH FATIN T P, Harry Kurniawan, ST., M.Sc.,Ph.D

2022 | Skripsi | S1 ARSITEKTUR

Surakarta menjadi salah satu kota di Jawa Tengah dengan karakter kebudayaan Jawa yang kuat. Budaya membentuk beragam kesenian yang tumbuh diantara masyarakat Surakarta sejak berabad-abad lalu. Kesenian pertunjukan (performing arts) seperti tari, wayang, musik, lukis, patung, batik, teater, dsb. mendominasi jajaran kegiatan budaya sebagai subsektor industri kreatif unggulan dengan kebudayaan Jawa yang melekat pada kehidupan masyarakat Surakarta, sehingga Surakarta dijadikan sebagai tolok ukur kesenian dan budaya di Jawa. Melalui Tri Krida Utama Kota, Surakarta digadang sebagai kota budaya, kota olahraga, dan kota pariwisata dengan slogan Spirit of Java melengkapi citra Surakarta sebagai jiwanya Jawa dalam kebudayaan dalam merepresentasikan identitas pusat kebudayaan Jawa. Pemerintah Kota Surakarta saat ini sangat menaruh perhatian besar kepada budaya khususnya kesenian dengan Seni Pertunjukan sebagai subsektor unggulan budaya dengan potensi dan pencapaian yang baik dari segi ekonomi dan industri kreatif diikuti Seni Kriya dan Kuliner dalam upaya pelestarian budaya tradisional Jawa di Kota Surakarta melalui pengembangan kawasan wisata kebudayaan revitalisasi Taman Balekambang sebagai Pusat Kebudayaan. Untuk itu, dengan adanya Rumah Budaya Balekambang membuka peluang sebagai daya tarik serta penguat identitas kota budaya Jawa di Surakarta melalui revitalisasi dengan implementasi regionalisme dalam Arsitektur sebagai upaya meningkatkan peran dan fungsi unsur-unsur budaya lama dalam konteks peradaban yang baru.

Surakarta is one of the cities in Central Java with a strong Javanese cultural character. The culture forms a variety of arts that have grown among the people of Surakarta since centuries ago. Performing arts such as dance, puppetry, music, painting, sculpture, batik, theater, etc. dominate the ranks of cultural activities as a leading creative industry subsector with Javanese culture inherent in the lives of Surakarta people, so Surakarta is used as a benchmark for arts and culture in Java. Through Tri Krida Utama Kota, Surakarta is promoted as a city of culture, city of sports, and city of tourism with the slogan Spirit of Java complementing the image of Surakarta as the soul of Java in culture in representing the identity of the center of Javanese culture. The current Surakarta City Government pays great attention to culture, especially the Performing Arts as the leading subsector of culture with good potential and achievement in terms of economy and creative industry followed by Craft and Culinary Arts in an effort to preserve Javanese traditional culture in Surakarta City through the development of cultural tourism area revitalization of Balekambang Park as a Cultural Center. Therefore, the existence of Balekambang Culture House opens the opportunity as an attraction and identity reinforcement of Javanese culture city in Surakarta through revitalization with the implementation of regionalism in architecture as an effort to increase the role and function of old cultural elements in the context of a new civilization.

Kata Kunci : Rumah Budaya Balekambang, Pusat Kebudayaan, Seni Pertunjukan, Revitalisasi Taman Balekambang, Arsitektur Regionalisme

  1. S1-2022-424917-abstract.pdf  
  2. S1-2022-424917-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-424917-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-424917-title.pdf