Laporkan Masalah

SUBJEK AUTENTIK DALAM NOVEL HIKAYAH ZAHRAH KARYA HANAN ASY-SYAIKH

SELLY MARITA, Prof. Dr. Sangidu, M.Hum

2023 | Tesis | MAGISTER KAJIAN BUDAYA TIMUR TENGAH

Penelitian ini mengkaji dan mengungkap subjek autentik tokoh Zahrah dalam novel Hikayah Zahrah karya Hanan Asy-Syaikh. Penelitian ini memanfaatkan konsep subjek ala Slavoj Zizek. Bagi Zizek saat berada pada tatanan simbolik, subjek selalu merasa kekurangan dan selalu terikat dengan semua simbol yang ada di luar dirinya. Untuk itulah, subjek terus bergerak menuju dirinya yang riil, yang tidak terikat dengan tatanan simboliknya. Untuk mencapai diri yang riil, subjek harus melakukan sebuah aksi yang keluar dari hukum-hukum tatanan simboliknya. Aksi itu disebut tindakan radikal, yaitu sebuah tindakan yang membawa subjek menjadi subjek yang autentik. Penelitian ini berfokus pada usaha tokoh Zahrah untuk menjadi subjek yang autentik dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Bermula pada analisis terhadap tatanan simboliknya, kemudian pengungkapan upaya-upaya tokoh Zahrah untuk mencapai diri yang riil. Selanjutnya, analisis terhadap keautentikan subjek Zahrah. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa tatanan simbolik subjek Zahrah adalah system patriarki dan norma sosial dan agama. Sementara itu, upaya Zahrah untuk menjadi subjek yang autentik adalah dengan meninggalkan tempat yang membelenggu dan mengikat dirinya. Usaha tersebut tidak membuat Zahrah menjadi subjek yang autentik, sebab upaya Zahrah hanya berupa perpindahan tempat, sedangkan setiap tempat memiliki aturan tersendiri. Keautentikan Zahrah justru dapat diraihnya saat Zahrah melakukan tindakan radikal dengan berhubungan seksual dengan seorang penembak di tengah peperangan. Keautentikan Zahrah bersifat temporal, Zahrah kembali menjadi subjek yang autentik saat ia mengetahui kehamilannya.

This study examines and reveals the authentic subject of Zahrah's character in the novel Hikayah Zahrah by Hanan Asy-Syaikh. This study uses the subject concept of Slavoj Zizek. For Zizek, when in a symbolic order, the subject always feels lacking and is always bound by anything that is outside of himself. For this reason, the subject continues to move towards its real self, which is not bound by its symbolic order. To reach the real self, the subject must perform an action that is out of the laws of its symbolic order. The action is called a radical action, which is an action that brings the subject to be an authentic subject. This research focuses on Zahrah's character's attempt to become an authentic subject by using a qualitative descriptive method. It starts with an analysis of its symbolic order, then reveals Zahrah's efforts to achieve a real self. Then, an analysis of the authenticity of Zahrah's subject. The results of this study reveal that the symbolic order of Zahrah's subject is a patriarchal system and social and religious norms. Meanwhile, Zahrah's effort to become an authentic subject is to leave the place that shackles and binds her. This effort did not make Zahrah an authentic subject, because Zahrah's attempt was only a change of place, while each place had its own rules. Zahrah's authenticity can be achieved when Zahrah takes a radical action by having sex with a shooter in the middle of a war. Zahrah's authenticity is temporal, Zahrah returns to being an authentic subject when she finds out about her pregnancy.

Kata Kunci : Subjek Autentik, Tindakan Radikal, Subjektivitas, Hanan Asy-Syaikh, Slavoj Zizek

  1. S2-2023-467048-abstract.pdf  
  2. S2-2023-467048-bibliography.pdf  
  3. S2-2023-467048-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2023-467048-title.pdf