Laporkan Masalah

Peranan Dukungan Sosial Online dan Efikasi Diri dengan Pengungkapan Diri di Media Sosial Twitter pada Remaja Akhir

CHIKA CLARADHEA T T, Wahyu Jati Anggoro, S.Psi., M.A

2022 | Skripsi | S1 PSIKOLOGI

Saat remaja mulai memasuki usia dewasa, terdapat banyak hal baru yang mungkin ditemui dan dapat menjadi hambatan dalam perkembangannya. Dengan tujuan mencari solusi akan hambatan yang ada remaja kerap melakukan pengungkapan diri baik secara negatif ataupun positif pada sekitarnya. Seiring dengan perkembangan zaman, pemberian informasi kini tidak terbatas pada komunikasi tatap muka tetapi juga dapat dilakukan menggunakan media sosial. Namun, pengungkapan diri tidak berdiri sendiri sebab terdapat banyak faktor yang mendukung, diantaranya dukungan sosial juga efikasi diri. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui peranan dari dukungan sosial online dan efikasi diri dengan pengungkapan diri dengan menggunakan skala Revised Self-Disclosure Scale (RSDS), Online Social Support Scale (OSSS), dan New General Self-Efficacy Scale (NGSE) yang masing-masing sudah diuji kembali validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian dianalisis menggunakan teknik statistik regresi sederhana dimana ditemukan terdapat korelasi dari dukungan sosial online dan efikasi diri (F=32,1, p<0,001, R=0.228). Dukungan sosial online diketahui lebih memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengungkapan diri.

When adolescents grow into adulthood, there are some new things they may face that could be challenges that can obstruct their growth. Adolescents often self-disclose both negatively and positively around them to discover solutions to existing impediments. Over time, information dissemination is no longer restricted to face-to-face communication but may also be done through the use of social media. However, self-disclosure does not stand alone because it is supported by various additional factors, such as social support and self-efficacy. The purpose of this study is to find the role of online social support and self-efficacy with self-disclosure on late adolescent by using The Revised Self-Disclosure Scale (RSDS), Online Social Support Scale (OSSS), and New General Self-Efficacy Scale (NGSE) that used in this study, all of which have been re-tested for validity and reliability. The research findings were examined using a simple statistical regression technique, which indicated a connection between online social support and self-efficacy (F=32.1, p0.001, R=0.228). Social support is known to have a higher impact on self-disclosure.

Kata Kunci : pengungkapan diri, dukungan sosial online, efikasi diri

  1. S1-2022-427942-abstract.pdf  
  2. S1-2022-427942-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-427942-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-427942-title.pdf