Laporkan Masalah

Progressing toward Financial Inclusivity in Indonesia: Impact Analysis on Financial Literacy among the beneficiaries in the Digitization of Program Keluarga Harapan (PKH)

CALVIN RAVITO PUTRA, Gabriel Lele, Dr., S.IP., M.Si.

2022 | Skripsi | S1 MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK

Pemerintah Indonesia terus melaksanakan berbagai program untuk memerangi kemiskinan. Salah satu inisiatif tersebut adalah program Bantuan Tunai Bersyarat yang disebut Program Keluarga Harapan (PKH). Seiring dengan upaya pengentasan kemiskinan, pemerintah menggunakan PKH sebagai salah satu strategi untuk mencapai inklusivitas keuangan dan menutup kesenjangan digital melalui digitalisasi penyaluran dana PKH. Namun, penyaluran PKH pada tahun 2017 memiliki beberapa tantangan antara lain rendahnya penggunaan rekening bank karena kurangnya literasi di kalangan penerima manfaat. Tantangan terbesar adalah penerima manfaat tidak memahami fitur rekening bank mereka, seperti tabungan, transfer, atau pembayaran, dan masih takut menggunakan rekening bank karena kurangnya literasi. Hal ini lebih lanjut menunjukkan fakta bahwa pencapaian inklusivitas keuangan membutuhkan lebih dari sekadar menawarkan layanan keuangan kepada penerima manfaat. Namun, itu harus mencakup literasi keuangan dan digital yang signifikan di antara para penerima manfaat. Studi ini mengkaji bagaimana digitalisasi dana PKH memengaruhi literasi keuangan penerima manfaat.

The Indonesian government continues to implement various programs to fight poverty. One of these initiatives is a Cash Conditional Transfer program called Program Keluarga Harapan (PKH). Along with efforts to reduce poverty, the government uses PKH as one strategy to reach financial inclusivity and close the digital divide through digitizing the distribution of PKH funds. However, the distribution of PKH in 2017 had several challenges including the low usage of bank accounts due to the lack of literacy among the beneficiaries. The biggest challenge is that the beneficiaries do not understand their bank accounts features, such as savings, transfers, or payments, and are still afraid of using the bank account due to the lack of literacy. This further demonstrates the fact that attaining financial inclusivity requires more than simply offering beneficiaries financial services. However, it has to include significant financial and digital literacy among the beneficiaries. This study examines how the digitalization of PKH funds has affected beneficiaries�¢ï¿½ï¿½ financial literacy.

Kata Kunci : Program Keluarga Harapan, Digitalization, Financial Inclusiveness, Financial Literacy

  1. S1-2022-429320-abstract.pdf  
  2. S1-2022-429320-bibliography.pdf  
  3. S1-2022-429320-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2022-429320-title.pdf