Countervail Perempuan: Perlawanan Tidak Banal terhadap Kekerasan Seksual dalam Film Elle (2016) Karya Paul Verhoeven
LOROSAE KYNA S, Prof. Dr. Wening Udasmoro, M.Hum., DEA
2022 | Skripsi | S1 SASTRA PRANCISSkripsi ini meneliti sebuah film dari Pranci berjudul Elle. Film Elle menyajikan beberapa contoh strategi resistensi dan metode perlawanan terhadap kekerasan seksual yang tidak banal atau cenderung melawan arus norma di masyarakat. Korban kekerasan seksual dikisahkan memiliki kemampuan untuk tidak hanya menyakiti secara fisik, namun juga melecehkan balik pelaku kekerasan seksual dan memilih jalan tersebut dalam menyelesaikan kasusnya. Peneliti mengeksplorasi mengenai strategi resistensi yang disajikan dalam film Elle beserta metode perlawanan terhadap kekerasan seksual. Selain itu, dilakukan penelitian untuk memeriksa koinsidental dan kebaharuan antara film Elle dengan penelitian-penelitian sebelumnya terkait kekerasan seksual, strategi resistensi, dan metode perlawanan terhadap kekerasan seksual. Penelitian dilakukan dengan mengambil potongan adegan dari film untuk kemudian dieksplorasi menggunakan teori dari Romito (2003), Lhomond & Cubizolles (2013), serta Senn et al. (2021). Potongan adegan dikemas dalam bentuk tangkapan layar, dialog, dan terjemahan dialog. Hasil dari penelitian ini ialah korban kekerasan seksual cenderung menghadapi kesulitan dalam menyelesaikan kekerasan seksual karena tiga faktor utama: 1) kurangnya rasa percaya pada pihak berwajib dan hukum yang melingkupi kekerasan seksual, 2) adanya hubungan kekerabatan atau relasi dengan pelaku kekerasan seksual, atau 3) menghadapi kekerasan seksual melalui media sosial yang kompleks alurnya sehingga menyulitkan penyeledikan. Karena faktor-faktor tersebut, perempuan memiliki opsi dan kecenderungan untuk mengadopsi strategi resistensinya tersendiri terhadap kekerasan seksual. Selain mengadopsi strategi resistensi, perempuan juga berpotensi mengadopsi metode perlawanan terhadap kekerasan seksual dalam tiga tahap: submisif, asertif, agresif.
This thesis examines a film from France entitled Elle. Elle's film presents several examples of resistance strategies and methods of fighting against sexual violence that are outstanding or tend to go against the current norms in society. Victims of sexual violence are said to have the ability to not only harm physically, but also harass the perpetrators of sexual violence and choose that path in solving their cases. The researcher explores the resistance strategies presented in the Elle film along with the methods of fighting against sexual violence. In addition, a study was conducted to examine the coincidence and novelty between the Elle film and previous studies related to sexual violence, resistance strategies, and methods of resisting sexual violence. The research was conducted by taking scenes from the film and then exploring them using theories from Romito (2003), Lhomond & Cubizolles (2013), and Senn et al. (2021). Scene cuts are packaged in the form of screenshots, dialogues, and dialogue translations. The results of this study are that victims of sexual violence tend to face difficulties in resolving sexual violence due to three main factors: 1) lack of trust in the authorities and the laws surrounding sexual violence, 2) kinship or relationships with perpetrators of sexual violence, or 3) dealing with sexual violence through social media with a complex flow that makes it difficult to investigate. Because of these factors, women have options and tendencies to adopt their own resistance strategies against sexual violence. In addition to adopting resistance strategies, women also have the potential to adopt methods of resisting sexual violence in three stages: submissive, assertive, and aggressive.
Kata Kunci : kekerasan seksual, strategi resistensi, metode perlawanan, film, sexual violence, resistance strategy, resistance method, film