Laporkan Masalah

Hubungan Kualitas Tidur dan Spiritualitas dengan Frailty pada Pasien Usia Lanjut

NEDYA SAFITRI, Dr. dr. Probosuseno, SpPD-KGer, SE, MM ; dr. Eko Aribowo, M.Kes, SpPD-KGer

2022 | Tesis-Subspesialis | SUBSPESIALIS ILMU PENYAKIT DALAM

Frailty merupakan masalah kesehatan utama pada usia lanjut di Indonesia yang dapat meningkatkan risiko luaran yang merugikan seperti jatuh, disabilitas, gangguan kognitif, perawatan di rumah sakit, dan kematian. Frailty merupakan keadaan dinamis yang berpotensi reversibel dan dapat dicegah. Gangguan tidur sering dialami oleh usia lanjut, sekitar 50-60 persen usia lanjut memiliki kualitas tidur yang buruk. Dari studi sebelumnya didapatkan bahwa kualitas tidur yang buruk berhubungan dengan frailty. Spiritualitas dapat membantu meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan baik fisik maupun mental. Spiritualitas merupakan moderator yang mengurangi efek negatif dari frailty pada kesejahteraan psikologis. Apabila dapat diketahui adanya hubungan kualitas tidur dan spiritualitas dengan frailty akan dapat membantu mengembangkan intervensi untuk mencegah onset atau penundaan terjadinya frailty. Tujuan Penelitian. Mengetahui hubungan kualitas tidur dan spiritualitas dengan frailty pada pasien usia lanjut. Metode Penelitian. Merupakan penelitian potong lintang (cross-sectional) pada 171 pasien usia lanjut (lebih dari sama dengan 60 tahun) di Poliklinik Geriatri dan Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Soerojo Magelang selama bulan Mei sampai Juli 2022. Penilaian status frailty menggunakan Frailty Index (FI-40), penilaian kualitas tidur dengan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan spiritualitas dengan Functional Assessment of Chronic Illness Therapy-Spiritual Well-Being (FACIT-Sp12). Dilakukan analisis regresi logistik ganda untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dan spiritualitas dengan frailty. Hasil Penelitian. Didapatkan prevalensi frailty 39,25persen. Kualitas tidur yang buruk lebih banyak mengalami frailty dibandingkan non-frailty (97persen vs 48,1persen; p = 0,001). Spiritualitas rendah lebih banyak mengalami frailty dibandingkan non-frailty (9persen vs 2,9persen; p = 0,157). Dari hasil analisis regresi logistik ganda, didapatkan kualitas tidur berhubungan dengan kejadian frailty yang bermakna secara statistik (OR 30,72; 95persen CI 5,75-164,13; p = 0,001), sedangkan spiritualitas tidak berhubungan dengan frailty. Kesimpulan. Pada penelitian ini didapatkan kualitas tidur berhubungan dengan frailty, sedangkan spiritualitas tidak berhubungan dengan frailty pada pasien usia lanjut.

Frailty is a major health problem in the elderly in Indonesia that can increase the risk of adverse outcomes such as falls, disabilities, cognitive impairment, hospitalization, and mortality. Frailty is a dynamic state that is potentially reversible and preventable. Sleep disorders are often experienced by the elderly, about 50-60 percent of the elderly have poor sleep quality. In previous studies, it was found that poor sleep quality is associated with frailty. Spirituality can help improve health and well-being both physically and mentally. Spirituality is a moderator that reduces the negative effects of frailty on psychological well-being. If it can be known that there is a relationship between sleep quality and spirituality with frailty, it can help develop interventions to prevent the onset or delay of frailty in the future. Objectives. To determine the relationship between sleep quality and spirituality with frailty in elderly patients. Methods. This study was a cross-sectional study, of 171 elderly patients (more than equal to 60 years) at the Geriatric Polyclinic and Internal Medicine Polyclinic of Prof. Dr. Soerojo Mental Hospital Magelang from May to July 2022. Frailty status values using the Frailty Index (FI-40), sleep quality assessment using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), and spirituality using the Functional Assessment of Chronic Illness Therapy-Spiritual Well-Being (FACIT-Sp12). A double logistic regression analysis was performed to determine the relationship between sleep quality and spirituality with frailty. Results. The prevalence of frailty was 39.25 percent . Poor sleep quality is more frailty than non-frailty (97 percent vs. 48.1percent ; p equal to 0.001). Low spirituality experiences more frailty than non-frailty (9percent vs. 2.9percent ; p = 0.157). The logistic regression analysis found that sleep quality has a significant relationship with frailty events (OR 30.72; 95percent CI 5.75-164.13; p = 0.001), while spirituality was not related to frailty. Conclusion. There was a significant relationship between sleep quality and frailty, while spirituality was not related to frailty in elderly patients.

Kata Kunci : Frailty, sleep quality, spirituality, elderly

  1. SPESIALIS-2-2022-468590-abstract.pdf  
  2. SPESIALIS-2-2022-468590-bibliography.pdf  
  3. SPESIALIS-2-2022-468590-tableofcontent.pdf  
  4. SPESIALIS-2-2022-468590-title.pdf