PENGARUH SILDENAFIL TERHADAP LUARAN KLINIS IBU DAN JANIN PADA PASIEN DENGAN HIPERTENSI ARTERI PULMONAL TERKAIT PENYAKIT JANTUNG BAWAAN
NABILA SABRI NAHDI, Dr. dr. Lucia Kris Dinarti, Sp.PD(K), Sp.JP(K) ; dr. Anggoro Budi Hartopo, M.Sc, Ph.D, Sp.PD(K), Sp.JP(K)
2022 | Tesis-Spesialis | ILMU PENYAKIT JANTUNG DAN PEMBULUH DARAHLatar Belakang Mortalitas pada ibu dan fetal pada pasien dengan hipertensi arteri pulmonal dengan penyakit jantung bawaan dilaporkan masih cukup tinggi. Salah satu terapi hipertensi pulmonal yang masuk dalam FDA kriteria B dan tersedia di Indonesia adalah sildenafil. Namun penelitian mengenai sildenafil pada luaran klinis ibu dan janin masih sangat sedikit. Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sildenafil terhadap luaran klinis ibu dan janin dengan hipertensi arteri pulmonal terkait penyakit jantung bawaan. Metode Penelitian Penelitian ini merupakan sebuah studi observasional analitik dengan metode kohort retrospektif. Data pasien diambil secara sekunder dari registri maternal, registri COHARD-PH, dan dari rekam medis RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta yang memenuhi kriteria penelitian dari Agustus 2015 hingga Agustus 2022. Luaran penelitian yaitu luaran klinis ibu dan janin didefinisikan sebagai mortalitas ibu, mortalitas janin, oligohidramnion, pertumbuhan janin terhambat (PJT) dan kecil masa kehamilan (KMK). Hasil Terdapat 68 ibu hamil yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok sildenafil yaitu 32 subjek dan kelompok kontrol 36 subjek. Hasil analisis multivariat didapatkan bahwa sildenafil akan menurunkan secara signifikan luaran klinis ibu dan janin dengan nilai OR 0,287 (IK: 0,086�0,954), p= 0.042. Simpulan Sildenafil menurunkan luaran klinis ibu dan janin yaitu angka mortalitas ibu, mortalitas janin, pertumbuhan janin terhambat (PJT), kecil masa kehamilan (KMK) dan olighidramnion pada pasien hipertensi arteri pulmonal terkait penyakit jantung bawaan.
Background Maternal and fetal mortality in patients with pulmonary arterial hypertension with congenital heart disease is reported to be quite high. One of the pulmonary hypertension therapies that is included in the FDA criteria B and is available in Indonesia is sildenafil. However, studies on sildenafil in maternal and fetal clinical outcomes are still very few. Research objective This study aimed to determine the effect of sildenafil on the clinical outcomes of mothers and fetus with pulmonary arterial hypertension associated with congenital heart disease. Research methods This study is an analytic observational study with a retrospective cohort method. Patient data were taken from the maternal registry, the COHARD-PH registry, and from the medical records of Dr. RSUP. Sardjito Yogyakarta who met the research criteria from August 2015 to August 2022. The research outcomes, maternal and fetal clinical outcomes were defined as maternal mortality, fetal mortality, oligohydramnion, intrauterine growth retardation (IUGR) and small gestational age (SGA). Results There were 68 pregnant women who met the inclusion and exclusion criteria and were divided into 2 groups, namely the sildenafil group with 32 subjects and the control group with 36 subjects. The results of multivariate analysis showed that sildenafil significantly reduced maternal and fetal clinical outcomes with an OR value of 0.287 (CI: 0.086�0.954), p= 0.042. Conclusion Sildenafil reduces maternal and fetal clinical outcomes, namely maternal mortality, fetal mortality, intrauterine growth retardation (IUGR) and small gestational age (SGA), and olighydramnion in patients with pulmonary arterial hypertension associated with congenital heart disease.
Kata Kunci : sildenafil, luaran klinis ibu dan janin, hipertensi arteri pulmonal, penyakit jantung bawaan/ Keywords: sildenafil, maternal and fetal clinical outcomes, pulmonary arterial hypertension, congenital heart disease