Laporkan Masalah

Analisis Penyebab Tingkat Keterlambatan Pengiriman Cargo Spare Part Filter di PT. DHL Global Forwarding Indonesia

ILHAM FAHMI, Boyke Rudy Purnomo, S.E., M.M, Ph.D, CFP

2022 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)

Logistik salah satu rantai pada serangkaian rantai di supply chain management, setiap prosesnya selalu berkesinambungan untuk menciptakan nilai tambah pada setiap prosesnya. Dalam penelitian ini penulis bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor apa saja yang menyebabkan keterlambatan pada proses pengiriman spare part ke pengguna langsung atau distributor dan serta mencari solusi atau upaya yang dapat di aplikasikan di PT. DHL Global Forwarding. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif. Pengambilan data menggunakan metode wawancara dengan narasumber. Sedangkan untuk data pendukungnya menggunakan data yang berbentuk rekaman wawancara dan dokumen data arsip perusahaan. Penelitian dilakukan di pergudangan DHL Pegangsaan dengan 3 kategori narasumber, yaitu Manager Pergudangan, Staff Admin Pergudangan yang merangkap menjadi supervisor Project PT. PALL, Staff Pergudangan, Implant Team Billing DHL dan pihak ke-3 atau vendor dari PT. DHL. Narasumber berjumlah lima orang dengan perincian satu Manager Pergudangan, satu Admin yang merangkap sebagai Supervisor, dua Staff Pergudangan dan satu vendor dari PT. DHL. Penelitian ini menggunakan tool Ishikawa Diagram atau yang biasa di sebut dengan Diagram Tulang Ikan (Fishbone Diagram) dan analisis konten untuk mengolah data-data yang sudah didapatkan. Melalui analisis tersebut didapatkan penyebab keterlambatan pengiriman spare part ke pengguna atau distributor adalah S.O.P (Prosedur Operasional Standar), Manpower, Vendor Pengiriman, Administrator, Kejadian Alam. Solusi yang dapat disarankan untuk menekan tingkat keterlambatan adalah Penyesuaian Prosedur Operasional Standar di gudang yang baru dan evaluasi Prosedur Operasional Standar yang lama dengan yang baru. Kemudian menambahkan tenaga pekerja digudang atau staff khusus untuk project Pall seperti di gudang sebelumnya. Lalu perlu di evaluasi Vendor yang lama atau mencari Vendor baru yang lebih transparan dan proaktif

Logistics is one chain in a series of chains in supply chain management, each process is always continuous to create added value in each process. In this study, the author aims to identify what factors cause delays in the process of sending spare parts to direct users or distributors and to find solutions or efforts that can be applied at PT. DHL Global Forwarding. This research was conducted qualitatively. Collecting data using interview method with resource persons. As for the supporting data, it uses data in the form of interview recordings and company archive data documents. The research was conducted at DHL Pegangsaan warehouse with 3 categories of resource persons, namely Warehouse Admin Staff who also serves as Project supervisor of PT. PALL, Warehousing Staff, DHL Implant Billing Team and 3rd parties or vendors from PT. DHL. There are four resource persons with details of one Admin who doubles as Supervisor, two Warehousing Staff and one vendor from PT. DHL. This study uses the Ishikawa Diagram tool or commonly known as the Fishbone Diagram and content analysis to process the data that has been obtained. Through this analysis, it was found that the causes of delays in the delivery of spare parts to users or distributors were S.O.P (Standard Operating Procedur), Manpower, Shipping Vendors, Administrators, Natural Events. The solution that can be suggested to reduce the delay rate is Adjusting the Standard Operating Procedur in the new warehouse and evaluating the old Standard Operation Procedur with the new one. Then add warehouse workers or special staff for the Pall project as in the previous warehouse. Then it is necessary to evaluate the old Vendor or find a new Vendor that is more transparent and proactive in providing information. For Administrators the need for basic training and monitoring for pro forma with targets or KPIs.

Kata Kunci : supply chain management, logistik, keterlambatan, spare part, ishikawa diagram

  1. S2-2022-465261-abstract.pdf  
  2. S2-2022-465261-bibliography.pdf  
  3. S2-2022-465261-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2022-465261-title.pdf