Umpan Balik Kebijakan Transformasi Digital Sektor Perbankan Berdasarkan Proses Transformasi Digital Bank Umum Milik Negara (Studi Kasus: Bank XYZ)
RAHADIAN RAGILKUSUMO, Dr. Agus Joko Pitoyo, S.SI., M.A.; Dr. Nanang Indra Kurniawan, S.I.P., M.P.A.
2022 | Tesis | MAGISTER KEPEMIMPINAN DAN INOVASI KEBIJAKANKebijakan transformasi digital sektor perbankan yang ditujukan untuk meningkatkan aspek ketahanan dan daya saing sektor perbankan di Indonesia, hadir dengan model pengaturan yang unik. Bank yang diperkenankan menjadi digital ialah bank umum Berbadan Hukum Indonesia sehingga dampak terlihat yang muncul adalah fenomena tren akuisisi bank umum dengan skala kecil oleh berbagai sektor untuk dijadikan entitas usaha perbankan yang digital. Pada satu sisi ini memang meningkatkan ketahanan dan daya saing beberapa sektor perbankan, namun pada lain sisi dampak implementasi kebijakan masih belum tergambar dengan jelas. Penelitian ini berusaha mendalami proses implementasi kebijakan dengan melihat konten dan konteks yang terkandung dalam kebijakan sehingga dampak dari implementasi kebijakan menjadi lebih jelas. Secara lebih lanjut, dampak implementasi kebijakan akan dievaluasi dengan umpan balik yang bersumber dari partisipan individu pekerja pada bank umum milik negara yang bertransformasi digital tanpa melakukan strategi akuisisi maupun perampingan. Penelitian ini merupakan riset fenomenologi yang menggunakan metode kualitatif. Terdapat dua teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori implementasi kebijakan dan teori umpan balik kebijakan. Hasilnya, penelitian ini merekomendasikan konsepsi perbaikan kebijakan yang didasarkan pada umpan balik kebijakan aliran individu yang menjalani proses transformasi digital Bank XYZ secara langsung. Umpan balik kebijakan transformasi digital sektor perbankan menurut penelitian ini perlu lebih memperhatikan penerimaan publik dan kolaborasi antar institusi. Perbankan umum dengan permodalan besar di Indonesia juga perlu diarahkan kepada tujuan yang lebih kongkret.
Banking Sector Digital Transformation Policy aimed to increase the resilience and competitiveness of the banking sector in Indonesia comes with a unique regulatory model. Banks that are allowed to become digital are commercial banks with Indonesian legal entities, wherefore the visible impact arises are the phenomenon of various sectors acquiring small-scale commercial banks and forms as its digital banking business entities. It has indeed increased the resilience and competitiveness of several banking sectors, but the impact of policy implementation is still not clearly defined. This research seeks to explore the policy implementation process by looking at the content and context contained in the policy so that the impact of policy implementation becomes evident. Furthermore, policy implementation impact - will be evaluated with feedback mechanism from individual participants who works at a State-owned Commercial Bank that digitally transform without carrying out acquisition or downsizing strategies. This research is phenomenological research using qualitative methods. There are two theories used in this study, namely the theory of policy implementation and the theory of policy feedback. As a result, this study recommends a policy improvement conception based on the policy feedback flow of individuals who directly undergo XYZ Bank's digital transformation process. According to this research, feedback on Banking Sector Digital Transformation Policy needs to pay more attention to public acceptance and collaboration between institutions. Commercial Banks in Indonesia with a considerable capital also need to be directed toward more concrete goals.
Kata Kunci : transformasi digital perbankan, implementasi kebijakan, umpan balik kebijakan, digital transformation in banking, policy implementation, policy feedback